Berita Kutaraja
Dirbinmas Polda Aceh Sosialisasi Protokol Kesehatan untuk Pengusaha Warkop di Banda Aceh
Di hadapan puluhan pemilik warung kopi tersebut, Dirbinmas Polda Aceh mengatakan, bicara masalah Covid-19 seakan tak akan habis-habisnya.
Penulis: Subur Dani | Editor: Saifullah
Laporan Subur Dani | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dirbinmas Polda Aceh, Kombes Pol Muhammad Muslim Siregar, SIK, Kamis (24/9/2020), menggelar sosialisasi tentang protokol kesehatan (protkes) untuk para pengusaha warung kopi (warkop) di Zakir Coffee Lampriek, Banda Aceh.
Di hadapan puluhan pemilik warung kopi tersebut, Dirbinmas Polda Aceh mengatakan, bicara masalah Covid-19 seakan tak akan habis-habisnya. Karena itu, kali ini akan fokus pada dua hal penting yakni soal kesehatan dan ekonomi.
"Di tengah kondisi pandemi Covid -19 seperti ini, soal ekonomi masyarakat dan kesehatan harus tetap jalan dengan baik," jelas Dirbinmas yang didampibgi Kasubdit Bintiksos, AKBP Drs Zakaria Ubit di hadapan pemilik warkop kopi terkenal di Banda Aceh tersebut.
Ditambahkannya, kedua unsur ini harus sama-sama jalan. Disebutkan dia, jumlah warga terkena Covid -19 terus meningkat, di mana Banda Aceh dan Aceh Besar juga cukup menonjol.
paparnya, protkes ini tak boleh main-main dan harus berjalan dengan baik. Bukan hanya di warkop, tapi juga di rumah dan di mana saja protkes harus jalan.
• Arif Widodo: PT Perta Arun Gas Lhokseumawe Utamakan Putra Daerah, Tidak Ada Istilah Orang Dalam
• Bupati Sarkawi Beserta Keluarga Negatif Covid-19, Berdasarkan Hasil Test Swab
• Giliran Warga Keude Geudong Kebagian Nasi Gratis, Program Jumat Berkah dari Polres Lhokseumawe
"Karena itu, protkes di warkop harus tetap berjalan, karena sanksinya bisa ditutup sementara usahanya nanti," tegas Muhammad Muslim Siregar.
Untuk itu, ia menekankan, para pemilik warkop harus tegas, jangan ragu ragu mengingatkan pelanggan. "Jadi sama-sama kita berupaya mencegah penyebaran Covid -19 di Aceh," pinta Dirbinmas.
Pada kesempatan itu, para pemilik warkop mengkritisi penerintah yang seolah-olah semua pelanggaran yang terjadi adalah karena kesalahan pemilik warung saja.
"Sering ketika ada pelanggaran oleh pelanggan, kami yang ditegur, padahal pelanggan sendiri yang kadang kala bandel," ujar seorang pemilik warung.
Sebab itu, Taufik, pemilik jaringan Warkop Taufik Kupi mengharapkan, Dirbinmas Polda Aceh menyampaikan kepada MPU agar dikeluarkan fatwa supaya dilaksanakan doa tolak bala bersama di setiap gampong di Aceh.
• Putra Presiden Jokowi Maju Dalam Pilkada Solo, Ini Rincian Harta Kekayaan Gibran Rakabuming
• Ini Pasien ke-9 yang Meninggal di RSU Cut Meutia Aceh Utara Selama September 2020
• Lewat Ambisi Ini, Turki Bisa Goyahkan Hegemoni China di Asia Tengah, Ini Syaratnya
Selain itu, juga diminta adanya sinergisitas antar lembaga untuk meredam Covid -19. Kemudian juga diminta kepada petugas saat menegur pemilik warung juga harus humanis dan sopan.
Sebab, para pemilik warkop juga tak ingin Covid -19 ini terus makan korban di Aceh.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/dirbinmas-polda-aceh-sosialisasi-prokes.jpg)