Lifestyle
Tips Bisnis Online Menonjol, Di Tengah Persaingan Ketat dan Permintaan Meningkat Saat Masa Pandemi
Apalagi di tengah masa pandemi Corona saat ini yang setiap orang dilarang ke luar rumah, jika tak ada keperluan mendesak.
Apalagi di tengah masa pandemi Corona saat ini yang setiap orang dilarang ke luar rumah, jika tak ada keperluan mendesak.
SERAMBINEWS.COM - Di zaman sekarang ini, sebagian besar pelaku usaha memanfaatkan internet untuk memasarkan produk mereka.
Apalagi di tengah masa pandemi Corona saat ini yang setiap orang dilarang ke luar rumah, jika tak ada keperluan mendesak.
Data dari Badan Pusat Statistik Indonesia menunjukkan peningkatan jumlah pelaku usaha yang memanfaatkan fasilitas internet.
Tercatat, sebelum masa pandemi, hanya 15,08 persen pelaku usaha yang memanfaatkan internet untuk memasarkan produknya. Sementara 84,92 persen sisanya masih berdagang secara offline.
Namun sejak Maret lalu, ketika pandemi mulai meluas, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat ada lebih dari 301.115 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang beralih memasarkan produknya secara online.
• Begini Duka Valentino Rossi Selama Menjadi Pembalap MotoGP di Usia 41 Tahun
• Liga Italia Terancam Kembali Ditunda, Ini Penyebabnya
• Liga Italia Terancam Kembali Ditunda, Ini Penyebabnya
Akibatnya, persaingan di dunia perdagangan berbasis internet alias jualan online semakin ketat.
Eko Danang Waskito, owner salah satu penyedia layanan web hosting Indonesia Rackrock mengatakan, salah satu cara untuk membuat bisnis para pelaku usaha ini menonjol di antara yang lain adalah memiliki website bagi produk mereka.
Pria yang lebih akrab disapa Danang ini memaparkan, dengan memiliki website, maka produk tersebut terlihat lebih kredibel jika dibanding dengan produk lainnya.
“Misalnya saja, calon konsumen A mendengar tentang nama produk si pelaku bisnis itu, entah dari temannya atau dari iklan di medsos.
Naluri manusia si A akan langsung mencoba mencari tahu tentang produk tersebut di Google atau mesin pencarian lainnya.
Kalau produk itu punya website dan informasinya lengkap, maka keyakinan A terhadap produk tersebut akan meningkat, dan berujung pada pembelian,” jelas Danang.
Selain itu, menurut Danang membuat website itu tidak sesulit yang selama ini dipikirkan oleh kebanyakan orang awam.
Saat ini sudah banyak platform untuk membuat website sendiri. Misalnya saja yang paling mudah digunakan adalah wordpress atau blogspot.