Sabtu, 18 April 2026

Video

VIDEO - Bayar Dua Roti Ambil Satu, Askida Ekmek Tradisi dari Zaman Ottoman

Sumbangan mereka akan disimpan dan digantung sehingga warga yang membutuhkan dapat mengambil roti secara gratis.

Penulis: Yuhendra Saputra | Editor: Muhammad Hadi

SERAMBINEWS.COM, TANGERANG - Pagi-pagi sekali ketika barisan wanita antri untuk mendapatkan paket makanan gratis yang digantung di pagar rumah hunian di kota Tangerang Selatan, Indonesia.

Mereka mengantri dengan tertib untuk mendapatkan berbagai paket sembako yang dibungkus kantong plastik yang didistribusikan oleh sebuah LSM.

Terinspirasi oleh tradisi Ottoman, kelompok amal Indonesia Care menyediakan paket makanan untuk orang-orang yang membutuhkan yang terkena pandemi Corona dengan program yang disebut "Gerakan Saling Berbagi."

Berbicara kepada Anadolu Agency, Lukman Aziz, direktur eksekutif Indonesia Care, mengatakan mereka terinspirasi oleh "askida ekmek" atau "roti di gantungan", sebuah tradisi yang berakar pada zaman Ottoman.

Para donatur membayar dua paket sembako berisi berbagai jenis sayuran dan lauk pauk.

Tapi hanya mengambil satu, sementara satu tas lagi akan dibagikan kepada orang-orang yang membutuhkan.

Dalam tradisi itu, orang pergi ke toko roti dan membayar dua potong roti tetapi hanya mengambil satu.

Saat membayar roti, mereka akan memberi tahu pemilik toko bahwa salah satunya adalah "askida ekmek".

Jet Tempur Turki Dituduh Terjun ke Medan Perang, Armenia Ancam Gunakan Rudal Iskander Buatan Rusia

Sumbangan mereka akan disimpan dan digantung sehingga warga yang membutuhkan dapat mengambil roti secara gratis.

“Tradisi Utsmaniyah ini menjadi inspirasi yang memberikan semangat bagi kami untuk saling peduli,” kata Aziz.

Dia mengatakan dia belajar tentang tradisi itu melalui video klip yang disiarkan oleh saluran TV Turki yang menjadi viral di Indonesia selama pandemi.

“Dengan membayar dua dan memberi satu, kami ingin melibatkan masyarakat Indonesia menjadi bagian dari solusi kesulitan ekonomi,” ucapnya.

Banda Aceh Masuk 3 Finalis The Most Lovable City WWF, Aminullah Usman Minta Dukungan Masyarakat

Sejak karantina, Pembatasan Sosial Skala Besar, diberlakukan kembali di Jakarta pada pertengahan September, kegiatan ekonomi dan pergerakan orang telah dibatasi, terutama mempengaruhi keluarga miskin, termasuk pekerja harian, tambah Aziz.

“Kami memprakarsai Gerakan Saling Berbagi untuk memberikan apa yang kami miliki kepada orang miskin, karena mereka berhak atas rezeki kami,” lanjutnya.

Aziz mengatakan, banyak orang yang antusias mengikuti program donasi ini.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved