Sabtu, 23 Mei 2026

Distanpan Pidie Teken Kontrak 79 Proyek    

Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) Pidie melakukan tanda tangan kontrak 79 paket proyek dengan rekanan, Rabu (30/9/2020)

Tayang:
Editor: bakri
SERAMBI/ MUHAMMAD NAZAR
Rekanan melakukan teken kontrak 79 proyek di Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) Pidie, Rabu (30/9/2020). 

SIGLI - Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) Pidie melakukan tanda tangan kontrak 79 paket proyek dengan rekanan, Rabu (30/9/2020). Besaran pagu pada proyek tahun 2020 itu dialokasikan antara Rp 51 juta hingga 200 juta.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Pidie, Ir Sofyan Ahmad kepada Serambi, Rabu (30/9/2020), mengatakan, pihaknya melakukan teken kontrak 79 paket proyek dengan pagu proyek sekitar Rp 8 miliar lebih. Rinciannya, Rp 6,8 miliar untuk sektor perkebunan, Rp 223 juta peternakan, serta Rp 2,05 miliar untuk sarana dan prasarana pertanian.

Proyek yang sudah diteken kontrak yang menjadi prioritas, kata Sofyan, adalah proyek peningkatan saluran tersier sehingga tidak terganggu musim tanam padi rendengan. Proyek tersebut berasal dari pokok pikiran (pokir) dewan.

Ia menyebutkan, Distanpan Pidie juga mendapatkan jatah Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) 2020 Rp 4,2 miliar yang kini masih dalam proses tender di LPSE Pidie. Paket proyek DOKA itu berjumlah 7 paket dengan nilai pagu proyek Rp 500 juta hingga 700 juta untuk jalan produksi perkebunan.

Kecuali itu, kata Sofyan, Distanpan Pidie mendapatkan dana kegiatan pangan dari APBN 2020 Rp 4 miliar, untuk sektor tanaman pangan holtikutural bersama saranan dan prasarana pertanian. Sementara dari APBA untuk sektor tanaman pangan Rp 324 juta untuk bawang merah seluas 21 hektre yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Simpang Tiga, Peukan Baro, dan Batee. " Program penanaman bawang itu telah selesai dikerjakan pada tahun ini," jelas Sofyan didampingi Sekretaris Distanpan Pidie, Hasballah SP, kemarin.

Tak hanya itu, sebut Sofyan, tanaman padi 1.500 hektare melalui program Gerakan Mandiri Pangan (Gampang) dengan sumber dana dari APBA pada 2020. Program itu tersebar di Kecamatan Geumpang, Keumala, Tiro, Peukan Baro, Mutiara dan Simpang Tiga dan Gumpang Baro. Program tersebut kerjasama dengan TNI. Petani diberikan bantuan benih dan pengelolaan tanah satu kali dibayar ongkos oleh Pemkab.(naz)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved