Minggu, 26 April 2026

Info Singkil

Pulihkan Ekonomi Akibat Corona, Bupati Aceh Singkil Serahkan Bantuan Bibit Barramundi

Bupati berharap bantuan bibit kakap putih dapat membantu masyarakatnya yang sedang kesusahan akibat pandemi Corona.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid menebar bibit ikan barramundi di keramba pembudidaya di Pulau Banyak, Kamis (1/10/2020). Bibit kakap putih itu merupakan program bantuan ketahanan pangan masa pandemi Covid-19 untuk pembudidaya. 

Bupati berharap bantuan bibit kakap putih dapat membantu masyarakatnya yang sedang kesusahan akibat pandemi Corona.

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Program pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi Corona Virus Deseasis 2019 (Covid-19) terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil.

Terbaru dengan memberikan bantuan sekitar 8 ribu ekor bibit barramundi alias kakap putih kepada 20 pembudidaya di Kecamatan Pulau Banyak, Kamis (1/10/2020).

Bantuan kakap putih itu diserahkan simbolis Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid di dampingi Kepala Dinas Perikanan Saiful Umar, anggota DPRK Taufik dan Ramli Boga serta pejabat lain.

Lagi, Tiga Nelayan Asal Aceh Dipulangkan dari India, Sebelumnya Ditahan di Port Blair, Ini Namanya

Tak Sudi Keluarganya Jemput Petugas Kesehatan, Nakes di Surabaya Dilumuri Kotoran

TNI Bersihkan Taman Makam Pahlawan    

"Dalam penanganan pandemi Covid-19 ada dua program, yaitu kesehatan dan ekonomi. Untuk pemulihan ekonomi kami salurkan bantuan bibit kakap putih kepada pembudidaya," kata Dulmusrid.

Bupati berharap bantuan bibit kakap putih dapat membantu masyarakatnya yang sedang kesusahan akibat pandemi Corona.

Sementara itu Kepala Dinas Perikanan Aceh Singkil, Saiful Umar, mengatakan total bibit ikan kakap putih sebagai program bantuan ketahanan pangan dimasa pandemi Covid-19 sebanyak 40 ribu ekor untuk 100 orang.

Bantuan diperuntukan kepada pembudidaya kakap putih di Pulau Banyak dan Singkil Utara.

Bibit kakap putih ini diproduksi di Balai Benih Ikan Air Laut Teluk Nibung, Pulau Banyak.

Menurut Saiful Umar, berdasarkan hasil penelitiannya survival rate kakap putih di daerahnya mencapai 80 persen. Dengan demikian dalam enam bulan ke depan pembudidaya akan panen 32 ribu kilo kakap putih.

"Jika mengikuti harga pasar per kilo Rp 43 ribu, dalam enam bulan omset pembudidaya mencapai Rp 1,76 miliar," jelasnya.(Diskominfo)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved