Breaking News:

Techno

Terinfeksi Malware Joker, 17 Aplikasi Ini Harus Segera Dihapus dari Ponsel Android Anda

Malware yang diketahui bernama Joker kembali mengintai para pengguna android. Malware ini diketahui menghuni di beberapa aplikasi playstore.

The Hacker News
Ilustrasi malware joker di HP Android. 

Sebagai informasi, Joker adalah malware yang umumnya digunakan para hacker untuk membobol isi dompet korban.

Malware inilah yang bakal membuat berlangganan layanan premium tanpa diketahui korban.

()ILUSTRASI peretas (Pixabay)

Asyik Tertawa Terbahak-bahak, Tiba-tiba Mulut Wanita Ini Tak Bisa Ditutup, Ini yang Terjadi

Turki ke Prancis: Jika Tidak Suka Kami Mendukung Azerbaijan, Mengapa Anda Berpihak ke Armenia?

Kejadian malware Joker bukan kali pertama ini ditemukan di Google Play Store.

Google pun melenyapkan 6 aplikasi yang mengandung malware Joker pada awal September lalu.

Oleh sebab itulah, pengguna Android disarankan untuk berhati-hati juga selektif saat menginstall aplikasi di Play Store.

Berdasarkan laporan, 17 aplikasi tersebut telah diinstal sebanyak 120.000 kali oleh para pengguna Android.

Inilah 17 daftar aplikasi yang terindikasi malware:

  1. Hummingbird PDF Converter - Photo to PDF
  2. Paper Doc Scanner
  3. Part Message
  4. Private SMS
  5. All Good PDF Scanner
  6. Blue Scanner
  7. Care Message
  8. Desire Translate
  9. Direct Messenger
  10. Fancy Fonts & Free Emoticons
  11. Meticulous Scanner
  12. Mint Leaf Message-Your Private Message
  13. One Sentence Translator - Multifunctional Translator
  14. Talent Photo Editor - Blur focus
  15. Tangram App Lock
  16. Unique Keyboard
  17. Style Photo Collage

Catatan: jika sudah terlanjur menginstal satu di antara 17 aplikasi tersebut, ada baiknya untuk segera men-uninstall dari perangkat android anda saat ini.

Subsidi Gaji Rp 600 Ribu Gelombang 2 Disalurkan Bulan Ini, Ini Penyebabnya Kamu Belum Dapat BSU

KABAR GEMBIRA! Subsidi Gaji Rp 600 Ribu Gelombang 2 Disalurkan Akhir Oktober 2020

MALWARE

Malware adalah perangkat lunak yang diciptakan untuk menyusup atau merusak sistem komputer, server atau jejaring komputer tanpa izin termaklum (informed consent) dari pemilik.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved