Teror Harimau
Harimau Gentayang di Sekitar Objek Wisata Sangkapane, Mangsa Lembu Warga di Aceh Tamiang
Sebulan berikutnya, penampakan harimau ini berhasil direkam warga ketika berada di perkebunan sawit yang berada di kawasan Sekundur, Kecamatan Tenggu
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Warga di Kampung Bengkelang, Bandarpusaka, Aceh Tamiang kembali dikejutkan dengan kemunculan harimau.
Hewan predator ini bahkan dilaporkan telah memangsa seekor lembu milik warga pada Jumat (2/10/2020).
Anwar (50) warga Harumsari, Bandarpusaka mengatakan harimau itu menampakkan diri di areal perlandangan milik penduduk.
“Ukurannya lumayan besar, kira-kira dua meter ada panjangnya,” kata Anwar, Sabtu (3/10/2020).
Dia menjelaskan lokasi penampakan harimau itu berada di persimpangan menuju objek wisata Sangkapane.
Dia pun mengimbau agar masyarakat yang ingin mengunjungi objek wisata itu berhati-hati sebelum ada penanganganan dari pihak terkait.
Apalagi kata dia, sebelumnya hewan buas ini juga terlihat di seputaran lokasi wisata Kuala Paret, Kampung Kaloy, Tamiang Hulu.
• Viral Emak-Emak Ngegas Ajarkan Anak Pancasila, Tenyata Tante Lala, Ini Dia Sosoknya
• Baitul Mal Subulussalam Kumpulkan ZIS Rp 4,1 Miliar Tahun 2019, Meningkat 25%, Ini Target Tahun 2020
• Baitul Mal Subulussalam Kumpulkan ZIS Rp 4,1 Miliar Tahun 2019, Meningkat 25%, Ini Target Tahun 2020
“Kalau bisa tahan diri saja dulu, janga datang dulu sebelum ada penanganan,” imbaunya.
Pada Juni lalu, lima pencari getah nyaris menjadi santapan harimau setelah berpapasan dengan hewan predator itu di kawasan hutan Tenggulun, Aceh Tamiang.
Kelimanya Roy Mansyah (37), Ahyar Madani (29), Edo Pratama (28), Agung Prasetyo (24) dan Edi Prawoto (48) yang seluruhnya merupakan penduduk Sukamulia II, Kampung Tenggulun, Kecamatan Tenggulun, Aceh Tamiang berhasil menyelamatkan diri setelah bertahan di atas pohon selama tiga jam.
Sebulan berikutnya, penampakan harimau ini berhasil direkam warga ketika berada di perkebunan sawit yang berada di kawasan Sekundur, Kecamatan Tenggulun, Selasa (7/7/2020) sore.
Pemerintah berharap melakukan penanganan serius untuk menghindari konflik antara harimau dengan manusia.(*)