Update Corona di Banda Aceh
Pasien Positif Covid-19 Terbanyak di Banda Aceh di Kecamatan Kuta Alam, Ini Rincian Per Kecamatan
Kemudian disusul dari Kecamatan Syiah Kuala 306 orang dan Kecamatan Ulee Kareng 201 orang.
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Mursal Ismail
Kemudian disusul dari Kecamatan Syiah Kuala 306 orang dan Kecamatan Ulee Kareng 201 orang.
Laporan Asnawi Luwi|Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Banda Aceh sudah mencapai 1.065 orang dan terbanyak dari Kecamatan Kuta Alam, yakni mencapai 332 orang.
Jumlah ini sesuai data terbaru hingga Sabtu (3/10/2020)
Kemudian disusul dari Kecamatan Syiah Kuala 306 orang dan Kecamatan Ulee Kareng 201 orang.
Sedangkan kecamatan lainya bervariasi 71 orang hingga 120 orang.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Lukman SKM MKes, menyampaikan hal ini kepada Serambinews.com, Sabtu (3/10/2020).
• 11 Ribu TKI Diduga Diperbudak dan Dilecehkan oleh Perusahaan Sawit Malaysia, Picu Amarah Amerika!
• Sempat Kelabui Petugas, Kapal Vietnam yang Menjarah Ikan di Natuna Utara Berhasil Ditangkap
• Ini 10 Aktris Hollywood Dengan Bayaran Tertinggi 2020
"Kami kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan (Protkes) sebagaimana diatur dalam Perwal," kata Lukman.
Lukman menyebutkan 1.065 pasien terkonfirmasi positif Corona di Banda Aceh tersebar dalam sembilan kecamatan di ibu kota provinsi Aceh ini dengan angka insidensi 0,6 persen.
Lukman merincikan dari jumlah itu, 458 orang dalam perawatan 458 orang (28,5 persen).
Sedangkan pasien terpapar Covid-19 yang sembuh 1.091 orang atau angka kesembuhan 68,0 persen, dan pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia 56 orang atau angka kematian 3,5 persen.
Penambahan kasus di Banda Aceh sebanyak 17 orang, penambahan sembuh 31 orang dan untuk
penambahan meninggal nihil.
Menurut Lukman, untuk menekan angka pasien positif Covid-19 di Banda Aceh, upaya yang dilakukan Pemko Banda Aceh meningkatkan kedisiplinan masyarakat.
Hal ini sebagaimana diatur dalam Perwal, termasuk sanksi bagi warga di luar rumah yang tak pakai masker.
"Memakai masker untuk melindungi diri, keluarga dan orang lain. Jangan bawa wabah corona ke rumah," imbau Lukman.
Kadiskes Kota Banda Aceh mengharapkan masyarakat agar membiasakan diri ketika keluar rumah memakai masker, menjaga jarak fisik, dan jarak sosial, serta mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer. (*)