Berita Aceh Jaya
Tumpahan Cangkang Sawit Ancam Keselamatan Pengendara di Aceh Jaya
Cangkang kelapa sawit itu berserakan di badan jalan, yang tumpah dari sejumlah truk bermuatan cangkang sawit.
Penulis: Riski Bintang | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Riski Bintang | Aceh Jaya
SERAMBINEWS.COM, CALANG - Sejumlah masyarakat di Kabupaten Aceh Jaya khususnya di kawasan Kecamatan Panga dan Kecamatan Krueng Sabee, mengeluhkan kondisi jalan yang dikotori cangkang kelapa sawit.
Diketahui cangkang kelapa sawit tersebut mengotori badan jalan lantaran tumpahan dari sejumlah kendaraan besar yang melintas bermuatan cangkang sawit.
Data yang diperoleh Serambinews.com, cangkang sawit itu sendiri diangkut dari PMKS Syauqad yang berada di Desa Alue Pit, Kecamatan Panga, Aceh Jaya yang diangkut menuju pelabuhan Calang Aceh Jaya.
Seperti yang disampaikan Ketua LSM Kita Peduli Aceh Jaya Abdo Rani, dimana dirinya menilai tumpahan tersebut yang berbentuk butiran seperti batu dapat mengancam keselamatan pengendara terutama pengendara roda dua yang menggunakan jalan nasional di dua kecamatan tersebut.
Menurutnya, pengangkutan cangkang itu juga mengabaikan faktor keselamatan lantaran banyaknya cangkang berjatuhan ke badan jalan.
"Kami memintak pihak terkait untuk bertanggung jawab terhadap pembersihan cangkang di jalan yang berserakan dan juga meminta kepolisian untuk bertindak,” jelasnya.
Hal yang sama juga diutarakan Fuadri, tokoh masyarakat di Aceh Jaya, ia mengatakan hampir sepanjang jalan yang dilintasi truk pengangkut dikotori oleh tumpahan cangkang tersebut.
“Akibat cangkang, kalau dilindasi sepeda motor bisa jadi licin dan menyebabkan tergelincir, jadi kita berharap agar segera ditindak lanjuti,” tandasnya.
• Viral Pria Berkaki Besi Tertangkap Kamera Bekerja Antar Makanan, Keterbatasannya tak Jadi Alasan
• SEJARAH SPUTNIK - Uni Soviet Luncurkan Satelit Buatan Pertama di Dunia, Picu Persaingan Dengan AS
• Setelah Pendaftaran Ditutup, Begini Tahapan Proses Penjaringan Balon Rektor IAIN Lhokseumawe
Sementara itu, Humas PMKS Syauqad, Jhonni yang dihubungi Serambinews.com, mengatakan jika hal itu merupakan tanggungjawab semua pihak.
Ia menjelaskan, PMKS Syauqad hanya menjadi pemilik dan penjual sementara pengangkut cangkang tersebut dilakukan oleh perusahaan lain.
“Di sini ada tiga perusahaan, penjual, pengangkut dan pembeli, kami disini hanya sebagai penjual dan kami jualnya di tempat, kalau yang mengangkut itu dari perusahaan lain, dan pembeli juga dari perusahaan lain,” tandasnya.
Menurutnya, setiap mobil pengangkut cangkang yang keluar dari PT Syauqad selalu mengedepankan standar operasional di jalan raya, dan tidak akan memberikan surat jalan kepada mobil yang tidak memenuhi hal itu.
“Setiap mau keluar mobil harus standar, dan selalu ditutup muatannya, untuk muatan hanya sekitar 12 ton dan 8 ton saja, terlihat banyak lantaran cangkang itu ringan, makanya terlihat banyak dimuat,” ungkapnya.
Ia mengaku tidak mengetahui perusahaan mana yang melakukan pengangkutan cangkang itu hingga ke Pelabuhan Calang.(*)
• VIDEO - Sedihnya Kucing Imut Berjalan Mengesot, Diduga Lumpuh Akibat Disiksa Manusia
• Viral Video TKW Ngamuk di Bandara dan Tantang Presiden, Diduga Gagal Terbang Akibat Salah Catat Swab
• Cara Polisi Tangkap Sopir yang Sering Jual Sabu, tak Sadar Pembelinya Polisi yang Menyamar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/tumpahancangkangsawit.jpg)