Senin, 27 April 2026

Berita Lhokseumawe

Bantuan kepada Korban Kebakaran di Simpang Keuramat, Aceh Utara Terus Mengalir

"Bantuan ada yang berbentuk uang tunai, sembako, peralatan masak, dan juga pakaian," katanya.

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Simpang Empat, Kecamatan Simpang Keuramat, Aceh Utara. 

"Bantuan ada yang berbentuk uang tunai, sembako, peralatan masak, dan juga pakaian," katanya.

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Satu unit rumah kontruksi kayu milik tukang bangunan, Budiman Sari (42), di Lorong Damai Dusun Cot Lha, Desa Simpang Empat, Kecamatan Simpang keuramat, Aceh Utara, pada Senin (5/10/2020) malam, ludes terbakar.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Namun, tidak ada satu pun harta benda yang berhasil diselamatkan.

Sehingga, menyebabkan Budiman bersama istri dan ketiga anaknya (satu masih balita) harus mengungsi.

Kejadian tersebut, menimbulkan rasa iba dari sejumlah pihak.

Sehingga, langsung turun ke lokasi untuk penyerahan bantuan.

Tim Perluas Wilayah Pencarian, Dua Nelayan Hilang di Perairan Nagan  

Keuchik Simpang Empat, Muhammad Romi, Rabu (7/10/2020), menyebutkan, sampai saat ini, keluarga korban masih mengungsi di tempat keluarganya.

Diakuinya juga, kalau sejumlah pihak sudah menyalurkan bantuan kepada korban.

Di antaranya, bantuan dari Desa Simpang Empat, Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Haratanto, Anggota DPRK Aceh Utata Nazaruddin, Partai Aceh (PS), ACT, Baitumal Aceh Utara, dan Dinas Sosial Aceh Utara.

"Bantuan ada yang berbentuk uang tunai, sembako, peralatan masak, dan juga pakaian," katanya.

Satu hari lalu, Muhammad Romi, sempat menjelaskan, saat kejadian kebakaran, rumah sedang kosong.

Budiman sedang ke masjid untuk shalat.

Sedangkan istri bersama anak-anaknya ke pasar untuk mengantar kue.

Posisi rumah korban, juga sedikit jauh dari rumah warga lainnya.

"Ketahuan rumah terbakar sama warga sekitar, saat api sudah membesar. Sehingga tidak bisa dipadamkan. Maka seluruh bangunan dan isinya habis terbakar," katanya.

Lanjut Muhammad Romi, pada malam itu pihak desa langsung menyerahkan bantuan masa panik.

"Untuk para korban kebakaran harus mengungsi. Sementara ini, mereka pun mengungsi tempat keluarganya," ujar Muhammad Romi.

Untuk penyebab kebakaran, sesuai keterangan Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, melalui Kapolsek Simpang Keuramat Ipda Sadl, menyebutkan, sesuai hasil penyelidikan, saat kebakaran, kondisi rumah sedang kosong.

"Pemiliknya sedang ke luar. Sehingga untuk sementara ini, kita perkirakan, kebakaran akibat konsleting listrik," pungkasnya. (*)

Trending di Twitter, Panggilan Aksi Anak STM di Sekitar DPR, Polisi: Itu Tidak Ada

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved