Video
VIDEO - Azerbaijan Sita Senjata & Peralatan Militer yang Ditinggal Pasukan Armenia
Pertempuran dimulai pada 27 September 2020, ketika pasukan Armenia menargetkan pemukiman penduduk sipil dan posisi militer Azerbaijan.
Penulis: Yuhendra Saputra | Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM, BAKU - Angkatan Bersenjata Azerbaijan pada Selasa, 6 Oktober 2020 menyita senjata, amunisi, dan kendaraan milik militer Armenia dalam sebuah operasi pembebasan dari pendudukan militer Armenia.
Pada hari ke 10 operasi, Tentara Azerbaijan berhasil membebaskan desa Cakirli.
Pertempuran dimulai pada 27 September 2020, ketika pasukan Armenia menargetkan pemukiman penduduk sipil dan posisi militer Azerbaijan.
Hubungan antara dua republik bekas Soviet itu tegang sejak 1991, ketika militer Armenia menduduki Nagorno-Karabakh, wilayah Azerbaijan yang diakui secara internasional.
• Orang-orang Berlarian dalam Kepanikan, Begini Suasana Kota Ganja Saat Digempur Rudal Militer Armenia
Berbagai resolusi PBB, serta sejumlah organisasi internasional menuntut penarikan pasukan Armenia.
OSCE Minsk Group - diketuai bersama oleh Prancis, Rusia, dan AS - dibentuk pada tahun 1992 untuk menemukan solusi damai untuk konflik tersebut, tetapi tidak berhasil. Gencatan senjata, bagaimanapun, disepakati pada tahun 1994.
Banyak kekuatan dunia, termasuk Rusia, Prancis, dan AS, telah mendesak gencatan senjata segera. Turki, sementara itu, mendukung hak Baku untuk membela diri.(*)
Sumber: Anadolu Agency
Video Editor: Yuhendra Saputra
• Perang Makin Memanas, Presiden Ilham Aliyev: Azerbaijan Tak Akan Berhenti hingga Armenia Mundur
• Presiden Turki Abaikan Seruan NATO, Desak Azerbaijan Terus Berperang