Berita Lhokseumawe
Hasil Verifikasi Administrasi Balon Rektor Diumumkan Senin, Panitia Penjaringan Minta Pendapat SPI
Tujuannya untuk mendengar pandangan dari SPI kedua kampus tersebut dalam perekrutan rektor itu.
Penulis: Jafaruddin | Editor: Saifullah
Laporan Jafaruddin | Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Panitia penjaringan Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe periode 2021-2025, akan mengundang Satuan Pengawas Internal (SPI) dari dua kampus sebelum mengumumkan hasil verifikasi administrasi delapan bakal calon (balon) rektor.
Masing-masing dari Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh dan juga dari IAIN Lhokseumawe. Tujuannya untuk mendengar pandangan dari SPI kedua kampus tersebut dalam perekrutan rektor itu.
Untuk diketahui, delapan balon rektor tersebut terdiri dari, Dr Azhari, dosen dari Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, serta Dr Mukhtasar Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (Febis) IAIN Lhokseumawe.
Lalu, Dr Danial MAg, Dosen Fakultas Syariah, kemudian Dr Al Husaini M DaudMADosen Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan (FTIK), dan Dr H Hafifuddin Mag (Rektor Periode 2017-2021).
Kemudian, Dr Zulfikar Ali Buto Siregar MA (Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan), DrNasrullah SAg MAg, dosen Fakultas Syariah, dan Dr Dahlan A Rahman, SAg Msi (Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan).
• VIDEO Dua Mahasiswi Akper Fakinah Banda Aceh Meninggal Terjebak Kobaran Api
• VIDEO - Kumpulan Video Unik Demo Tolak UU Cipta Kerja
• VIDEO - Azerbaijan Hancurkan 13 Tank dan Dua Stasiun Radar Militer Armenia
“Jadwal pengumuman hasil verifikasi administrasi terhadap delapan bakal calon tersebut akan diumumkan nantinya pada Senin, 12 Oktober 2020,” ujar Ketua Panitia Penjaringan Balon Rektor IAIN Lhokseumawe, Drs Jakfar Yacob kepada Serambinews.com, Sabtu (10/10/2020).
Namun, jelas Jakfar Yacob, sebelum diumumkan hasil verifikasi administrasi itu, pihaknya akan terlebih dahulu mengadakan pertemuan dengan SPI dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan juga dari IAIN Lhokseumawe.
“Kita akan minta pendapat dari SPI, apalagi dari UIN Ar-Raniry sudah berpengalaman dan mereka ahli hukum,” ujar Jakfar.
Hal itu dilakukan sebagai upaya agar proses penjaringan rektor tersebut sesuai dengan prosedur. “Sehingga apa pun nantinya keputusan terhadap delapan balon, kita sudah memiliki bukti yang cukup, lulus atau tidak lulus,” papar Jakfar.
Ketua Panitia Penjaringan ini juga menyebutkan, dirinya akan mengupayakan supaya proses penjaringan calon rektor tersebut benar-benar sesuai dengan ketentuan.
• Begini Pengakuan Pemain ManCity Ini Saat Terpapar Covid, Guendogan: Corona Nyata, Jangan Disepelekan
• Casillas Ungkap Fakta Lain dari Sikap ‘Angkuh’ Cristiano Ronaldo, Lebih Mengesankan dari Messi
• Ini Satu Alasan Mengapa Muhammad Ali Takut pada Mike Tyson di Ring Tinju
“Saya ingin proses seleksi ini benar-benar berjalan sesuai aturan,” pungkas Ketua Panitia Penjaringan Rektor IAIN Lhokseumawe.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rektor-88686.jpg)