Selasa, 19 Mei 2026

UU Cipta Kerja

Luhut dan Mahfud MD Tuding Demo UU Cipta Kerja Ditunggangi, Demokrat Beri Klarifikasi

Pemerintah kompak menuding ada pihak-pihak yang menunggangi aksi demonstrasi menolak Undang-Undang Cipta Kerja.

Tayang:
Editor: Amirullah
kolase tribunnews
Luhut Binsar Pandjaitan dan Mahfud MD 

SERAMBINEWS.COM - Pemerintah kompak menuding ada pihak-pihak yang menunggangi aksi demonstrasi menolak Undang-Undang Cipta Kerja.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menganggap pihak yang menunggangi aksi demonstrasi tolak UU Cipta Kerja memiliki ambisi kekuasaan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres 2014).

Hal itu diungkap oleh Luhut saat menjawab pertanyaan jurnalis Budiman Tanuredjo dalam acara Satu Meja the Forum KompasTV, Rabu (7/10/2020).

Saat itu, Budiman bertanya apakah demo ditunggangi kepentingan politik di 2024.

"Jadi, menurut Pak Luhut, memang ada yang menunggangi ini untuk ambisi politik 2021 ya?," tanya Budiman sebagaimana dikutip dari TribunWow, Sabtu (10/10/2020).

()Menko Luhut Binsar Pandjaitan (https://maritim.go.id/)

Luhut pun mengiyakan.

"Ya pasti ada lah, enggak usah orang pintar juga melihatnya ada. Ya kan pemerintah punya tools-nya juga untuk itung-itungan, apa sih susahnya itu?," kata Luhut.

Untuk itu, Luhut mengingatkan kepada semua pihak untuk tidak memanfaatkan situasi genting demi kepentingan pribadi atau golongan.

"Jadi jangan spirit tuh 'saya pengen kuasa, saya pengen pemerintah ini diganggu' jangan begitu."

"Nanti kalau mau menjadi pejabat, jadi presiden ya tahun 2024, itu kan sudah ada waktunya," ujar dia.

Budiman kembali menyinggung soal penunggang demo untuk kursi Presiden.

"Ada ya yang memanfaatkan ini untuk menjadi presiden?," tanya Budiman.

"Ya istilah saya kan birahi-birahi kekuasannya ditahan dulu deh, sabar, ini kan Covid-19. Kalau anda bikin begini, itu bukan hanya berdampak pada Republik, tetapi pada kamu dan keluargamu," ujar Luhut.

Tudiangan ada pihak yang menunggangi demo juga dilontarkan oleh Menteri Koordinatoir bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD.

Mahfud MD memastikan pemerintah akan melakukan proses hukum terhadap pelaku yang menunggangi aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja yang berujung ricuh.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved