Breaking News:

Berita Aceh Timur

Ini Kata Bupati Rocky Lahan Telantar di Aceh Timur, Data dan Laporkan Jangan Biarkan Kosong

“Saya mohon pemilik HGU (perusahaan) yang HGU-nya telantar agar bisa kami gunakan untuk lahan pertanian seperti HGU telantar milik perusahaan

Penulis: Seni Hendri | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/SENI HENDRI
Bupati Aceh Timur, H Hasballah Bin HM Thaib SH didampingi Forkopimda Aceh dan, saat memberikan keterangan usai panen raya jagung di Seumanah Jaya, Kamis (8/10/2020) lalu. 

 “Saya mohon pemilik HGU (perusahaan) yang HGU-nya telantar agar bisa kami gunakan untuk lahan pertanian seperti HGU telantar milik perusahaan

Laporan Seni Hendri l Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI – Bupati Aceh Timur, H Hasballah Bin HM Thaib SH, memohon kepada perusahaan perkebunan sawit swasta di Aceh Timur, yang hak guna usaha (HGU)-nya telantar agar bisa digarap oleh masyarakat.

“Saya mohon pemilik HGU (perusahaan) yang HGU-nya telantar agar bisa kami gunakan untuk lahan pertanian seperti HGU telantar milik perusahaan yang ada di Seumanah Jaya,” ungkap Rocky, panggilan akrab Bupati Hasballah.

Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini, Bupati Aceh Timur, berharap tidak ada lahan kosong dibiarkan telantar, tapi sebaliknya ditanami aneka tanaman palawija, dan hortikultura untuk mewujudkan ketahanan pangan.

“Saya ingin masyarakat Aceh Timur, mendata lahan kosong dan tidak dibiarkan telantar, baik lahan pertanian, maupun perkebunan.

Pidie Jaya Kembali Terima 576 Alat Swab, Begini Harapan Jubir Tim Gugus Tugas Covid-19

Adik Pasha Ungu Dikabarkan Ditangkap karena Kasus Narkoba, Plt Walikota Palu Buka Suara

Istri Abusyik Kukuhkan PKK 23 Kecamatan di Pidie, Mila Perdana

Sesuai potensinya lahan ini dapat dikembangkan berbentuk kawasan.

Kita ingin Aceh Timur tetap surplus hasil panen, seperti Pajale,” ungkap Rocky, usai panen raya jagung di Seumanah Jaya, Kamis (8/10/2020) lalu.

Karena itu, Bupati berharap pihak kecamatan membantu para keuchik di desa mendata lahan telantar untuk dilaporkan kepada dinas terkait untuk ditindak lanjuti.

Dinas Tanaman Pangan, dan Hortikultura, dan Dinas Ketahanan Pangan dan Penyuluhan, juga diharapkan bersinergi dengan TNI/Polri, dan berbagai pihak lainnya untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Ratusan Hektar HGU Telantar Sudah Digarap Petani

Sementara itu, Jasman Keuchik Desa Seumanah Jaya, mengatakan raturan hektar HGU perusahaan perkebunan sawit PT Atakana yang tidak ditanami telah digarap oleh masyarakat di Dusun Sarah Nyala, dan Alue Canang, desa setempat.

“Ada sekitar ratusan hektar HGU yang berbatasan dengan kampung yang tidak ditanami pihak perusahaan digarap oleh warga dan telah ditanami tanaman palawija, dan hortikulutura,” ungkap Jasman kepada Serambinews.com, Minggu (11/10/2020).

Pihak perusahaan juga tidak melarang warga menggarap lahan HGU-nya asal tidak dimiliki.

Namun demikian, ungkap Jasman, warga berharap HGU perusahaan telantar dapat digarap secara permanen oleh petani ke depannya, karena masyarakat sudah sempit lahan untuk bercocok tanam.

“Karena, dari ribuan hektar, hanya 30 persen HGU perusahaan PT Atakana yang bersih dan terawat,” ungkap Jasman. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved