Rabu, 22 April 2026

Kesehatan

Jika Alami Pusing, Bisa Saja Karena Tekanan Darah Rendah, Segera Lakukan Hal Ini

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan untuk mengatasi hipotensi?

Editor: Nur Nihayati

 Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan untuk mengatasi hipotensi?

SERAMBINEWS.COM - Sakit kepala dan pusing bisa datang mendadak.

Pusing biasanya dikaitkan dengan beberapa penyakit.

Tapi jangan sepelekan jika mengalami pusing.

Bisa saja, pusing itu diakibatkan tekanan darah rendah.

Sebaiknya lakukan beberapa langkah ini dan periksakan.

Apakah anda sering mengalami pusing terutama setelah bangun tidur?

Bisa jadi anda mengalami tekanan darah rendah.

Jumlah Sepmor yang Dicuri Pria yang Sempat Dikepung Massa Berkayu Bertambah Lagi

Hasil MotoGP Prancis 2020 - Danilo Petrucci Finis Terdepan, Disusul Alex Marquez, Rossi Terjatuh

Niat Mencuri Kambing, Pelaku Malah Tabrak Kambing Hingga Kemudian Tertangkap

 

Mungkin banyak orang yang lebih mengetahui tentang tekanan darah tinggi. Lalu apa itu tekanan darah rendah dan apa benar menyebabkan pusing?

Tekanan darah rendah atau hipotensi merupakan suatu kondisi di mana angka tekanan darah Anda berada di bawah angka normal, dilansir Tribuncirebon.com dari Hello Sehat.

Selain itu, tekanan darah rendah menandakan bahwa jantung, otak, dan beberapa bagian tubuh lainnya tidak mendapatkan darah sesuai dengan kebutuhannya.

Sebenarnya, kondisi ini tak terlalu berbahaya karena Anda mungkin sesekali pernah mengalaminya.

Terkadang, tekanan darah rendah juga tidak menimbulkan gejala apapun.

Umumnya, orang yang rutin berolahraga memiliki tekanan darah lebih rendah dibanding orang yang jarang melakukan aktivitas fisik.

Namun, jika tekanan darah terlalu rendah, Anda mungkin mengalami pusing kepala, bahkan hingga pingsan.

Maka itu, meski tergolong wajar, jika sudah pada tingkatan yang parah, kondisi ini harus segera mendapatkan penanganan.

Gejala

Ini sejumlah tanda dan gejala tekanan darah rendah:

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, hipotensi sering kali terjadi tanpa menimbulkan gejala.

Meski begitu, ada beberapa hal yang dapat menjadi tanda bahwa Anda sedang mengalami tekanan darah rendah. Di antaranya:

Kepala terasa ringan atau sering merasa pusing.
Muncul perasaan mual.
Pandangan mata kabur.
Sering merasa lemas.
Kebingungan.
Hilang kesadaran diri.
Hilangnya konsentrasi.
Napas yang terlalu cepat.
Depresi.
Kulit memucat dan lembab.

Lalu, bagaimanakah cara mengatasi tekanan darah tinggi? apa sajakah yang bisa kita lakukan secara mandiri ?

Perawatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan untuk mengatasi hipotensi?

Untuk mengatasi salah satu dari berbagai jenis penyakit jantung ini, Anda perlu menerapkan gaya hidup sehat. Gaya hidup dan perawatan di rumah ini mungkin dapat menjadi cara Anda mengatasi tekanan darah rendah:

1. Minum banyak air putih, kurangi alkohol

Alkohol dan kondisi dehidrasi dapat menurunkan tekanan darah. Jika Anda minum air secukupnya Anda dapat mengurangi dehidrasi dan meningkatkan volume darah.

Maka itu, hindari minum alkohol bila Anda mengidap tekanan darah rendah atau hipotensi.

Jangan lupa, penuhi kebutuhan cairan Anda agar tidak dehidrasi dengan cara minum air putih setidaknya delapan gelas sehari.

Kebiasaan ini bisa menjadi cara yang sehat untuk menaikkan tekanan darah agar tidak terlalu rendah.

2. Jalani pola makan yang sehat

Anda bisa makan berbagai makanan untuk mengatasi tekanan darah rendah.

Misalnya biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran.

Nah, buah dan sayuran yang bisa membantu mengatasi tekanan darah rendah secara alami antara lain adalah:

Semangka
Kandungan air dalam satu buah semangka bisa mencapai 92 persen. Kandungan air yang banyak ini dapat membantu tubuh dalam meningkatkan tekanan darah.

Buah bit
Buah ini dapat digunakan sebagai penambah darah, selain itu buah bit juga dapat membantu Anda dalam mengontrol tekanan darah. Setiap 100 gram buah bit mengandung natrium sebesar 36 mg dan kalium sebesar 330 mg.

Bayam
Sayur ini mengandung natrium sebesar 4 mg dalam porsi 100 gram. Jumlah yang kecil memang, tapi bayam mengandung cukup banyak air, yaitu sebesar 92 persen. Maka itu, bayam bisa menjadi makanan untuk tekanan darah rendah.

3. Ketika mengubah posisi tubuh, lakukan dengan perlahan

Anda dapat mengurangi pusing dan kliyengan yang terjadi karena tekanan darah rendah saat berubah dari posisi berbaring ke posisi berdiri. Caranya begini:

Sebelum bangun tidur di pagi hari, tarik napas dalam-dalam selama beberapa menit.

Perlahan-lahan duduk, kira-kira selama satu menit, sebelum bangkit berdiri.

Tidur dengan bantal dobel atau bantal tinggi juga dapat membantu melawan efek gravitasi yang bisa bikin pusing.

Jika Anda mulai merasakan pusing atau kliyengan saat bangkit berdiri, regangkan otot-otot kaki seolah mau menendang ke depan.

Gerakan ini bisa membantu melancarkan peredaran darah sekaligus mencegah darah tiba-tiba menggenang di kaki ketika Anda bangkit berdiri.

4. Perhatikan pola makan Anda

Untuk membantu mencegah tekanan darah turun tajam setelah makan, lebih baik Anda makan sedikit-sedikit tapi sering.

Jangan lupa, batasi makanan yang tinggi karbohidrat seperti kentang, nasi, pasta dan roti.

Dokter mungkin juga merekomendasikan minum kopi atau teh berkafein untuk meningkatkan tekanan darah sementara.

Namun, karena kafein justru berpotensi menyebabkan masalah lain, konsultasikan dulu dengan dokter Anda sebelum minum kafein.

5. Rutin berolahraga
Melakukan aktivitas fisik secara rutin memang baik untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh. Cobalah untuk rutin berolahraga, setidaknya sebanyak 30-60 menit dalam sehari.

Anda bisa melakukannya sebanyak 2-3 kali dalam seminggu. Akan tetapi, sebaiknya hindari berolahraga di tempat yang terlalu panas atau terlalu lembap, ya.

Artikel ini telah tayang di Tribunmadura.com dengan judul Jangan Sepelekan Jika Alami Pusing, Bisa Saja Karena Tekanan Darah Rendah, Segera Lakukan Hal ini, 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved