Sabtu, 11 April 2026

Pemkab Aceh Selatan Gelar FGD I Evaluasi RPJMD 2018 - 2023  

Pemerintah Ka­bupaten Aceh Selatan, Selasa (13/10/2020) menggelar Focus Group Discussion (FGD) I Evaluasi Rencana Pembangunan Jangka Me­nengah

Editor: bakri
IST
Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, Selasa (13/10/2020) menggelar Focus Group Discussion (FGD) I Evaluasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2018 – 2023. 

TAPAKTUAN - Pemerintah Ka­bupaten Aceh Selatan, Selasa (13/10/2020) menggelar Focus Group Discussion (FGD) I Evaluasi Rencana Pembangunan Jangka Me­nengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2018 – 2023.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Bappeda Aceh Selatan ini di buka oleh Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran serta dihadiri Kepala SKPK serta para dan narasumber, yakni H Rustam Effendi SE, M.Econ, Ph.D (Cand), DR Muhammad Abrar SE M.Si, DR Isthafan Najmi SE M.Si dan Yusri SE M.Si.Ak dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah.

Sebagaimana diketahui, RP­JMD Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2018 – 2023 akan memasuki tahun ke tiga visi dan misi Azam (Azwir - Amran). Evaluasi paruh waktu ini dimaksudkan untuk mengetahui tingkat pencapaian hasil kinerja pembangunan, permasalahan dan kendala yang dihadapi serta alternatif tindak lanjut yang diperlukan dalam perencanaan pembangunan pada sisa waktu pelaksanaan RPJMD Kabupaten Aceh Selatan tahun 2018 – 2023.

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Selatan mengatakan bah­wa tumbuh dan berkembangnya ekonomi suatu daerah tidak terlepas dari sebuah tatanan ekonomi yang ditopang oleh perpaduan tiga unsur utama yakni keunggulan budaya, seni, dan inovasi teknologi.

“Kondisi ini sering disebut se­bagai rezim ekonomi berbasis ilmu pengetahuan atau knowledge based economy (KBE). Era ini menyebab­kan terjadinya pergeseran arti ilmu pengetahuan itu sendiri. Hal ini kiranya menjadi perhatian dan evaluasi kita dalam mencapai ‘Aceh Selatan hebat,” kata Tgk Amran.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga minta kepada para kepala SKPK untuk melakukan evaluasi sesuai dengan bidang tugas masing-masing, sekaligus memberikan data dan infor­masi kepada tim dari Bappeda guna kesempurnaan penyusunan dokumen, sehingga akan dirumuskan solusi guna mewujudkan Kabupaten Aceh Selatan Hebat dalam hal pelayanan publik, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Aceh Selatan.

“Beberapa indikator pembangu­nan daerah sudah mendekati target, dan ada juga yang sudah melebihi target. Kendati demikian, hal ini ten­tunya terus mendorong semangat kita guna mewujudkan visi dan misi pemerintah Kabupaten Aceh Selatan kepemimpinan Azam periode 2018-2023,” paparnya.

Tambah Bupati, tujuan pemba­ngunan yang dilaksanakan adalah mewujudkan kemakmuran dan daya saing Kabupaten Aceh Selatan yang dilihat dari beberapa indikator pembangunan antara lain indeks pembangunan manusia yang terdiri dari tingkat pendidikan, kesehatan dan pendapatan.

“Sementara itu, dengan adanya pandemi covid – 19 menyebabkan laju pertumbuhan ekonomi hampir disemua negara mengalami per­tumbuhan minus, pengangguran meningkat tajam dan kemiskinan meningkat tajam. Karena itu, kita harus merumuskan konsep pem­bangunan yang tanggap terhadap bencana baik alam maupun non alam, serta pro kepada kebutuhan rill masyarakat,” pungkasnya.(HAS)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved