Rabu, 22 April 2026

Lonjakan Kasus Covid 19 di Bireuen

Dampak Covid-19, Kantor Kejari Bireuen, RSUD dan Puskesmas Peudada Ditutup Sementara

Penutupan pelayanan ini, selain untuk penyemprotan disinfektan, juga karena ada beberapa pegawai yang menjalani isolasi mandiri.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
RSUD dr Fauziah Bireuen akan ditutup selama tiga hari dan buka lagi Rabu (21/10/2020) 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Dampak bertambahnya warga Bireuen dinyatakan positif covid-19 sebanyak 102 orang dua hari terakhir dan seluruhnya sudah 265 warga Bireuen positif covid-19 sejumlah kantor di Bireuen terpaksa ditutup sementara waktu.

Penutupan pelayanan selain untuk penyemprotan cairan desinfektan juga ada beberapa pegawai menjalani isolasi mandiri.

Data terbaru sebanyak 102 orang positif covid-19, ke 102 orang tersebut dari RSUD sebanyak 48 orang (pada berita awal 41 orang-setelah diteliti ulang tim medis ternyata 48 orang), Kejari Bireuen 24 orang, Puskesmas Peudada tujuh orang dan Samsat tiga orang, selebihnya 18 orang adalah pasien serta masyarakat Bireuen.

Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar  A Gani SH MSi usai rapat dengan Kejari Bireuen dan sejumlah kepala SKPK lainnya mengatakan, tiga lembaga yang ditutup sementara yaitu RSUD Bireuen selama tiga hari, Kejari Bireuen tiga hari dan Puskesmas Peudada juga ditutup selama tiga hari.

Direktur RSUD Bireuen, dr Amir Addani M Kes usai rapat kepada Serambinews.com mengatakan, RSUD Bireuen ditutup sementara untuk beberapa poli layanan, sedangkan IGD, layanan darurat, kebidanan dan ruang Pinere tetap buka.

Ditutupnya beberapa ruangan bidang pelayanan karena sudah 76 orang di rumah sakit positif covid-19 terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, perawat, tenaga medis lainya termasuk manajemen.

“RSUD ditutup sementara untuk beberapa bidang layanan, sedangkan IGD, poli kebidanan, IGD Pinere tetap buka dan melayani sebagaimana biasanya dan dibuka kembali seluruh bidang layanan Rabu (21/10/2020,” ujar dr Amir Addani M Kes.

Kejari Bireuen, M Junaedi SH MH kepada Serambinews.com menginformasikan, Kantor Kejari Bireuen juga tutup selama tiga hari mulai Jumat (16/10/2020) terkait adanya pegawai Kejari yang dinyatakan positif covid-19 dan akan dibuka kembali pada Rabu (21/10/2020).

“Kami tutup sementara dan mohon dapat dimaklumi sebagian pegawai sedang menjalani isolasi mandiri,” ujar Kejari Bireuen.

Selain RSUD dan Kejari Bireuen yang terpaksa ditutup sementara Puskesmas Peudada juga demikian terpaksa ditutup sementara karena ada tujuh orang pegawai di Puskesmas tersebut dinyatakan positif covid-19.

Kadiskes Bireuen, dr Irwan A Gani kepada Serambinews.com mengatakan, hasil koordinasi dengan berbagai pihak maka Puskesmas Peudada ditutup sejak Jumat (16/10/20200 dan akan dibuka kembali pada  Rabu (21/10/2020).

Ditambahkan, pelayanan  darurat atau mengambil rujukan bagi pasien yang selama ini mendapatkan pelayanan di Puskesmas Peudada dialihkan ke Puskesmas Jeumpa dan Peulimbang.

“Bagi pasien yang emergency dan membutuhkan rujukan dapat mendatangi Puskesmas Jeumpa maupun Puskesmas Peulimbang,” ujar dr Irwan.(*)

Baca juga: BREAKING NEWS - Warga Positif Covid-19 di Bireuen Bertambah 102 Orang

Baca juga: Bupati Bireuen: Penyebaran Covid-19 Semakin Mengkhawatirkan, Ini Langkah Antisipasinya

Baca juga: Heboh! Video Kawanan Monyet Mati Mendadak di Tangse, Pidie

Baca juga: VIDEO - Viral Anak Muda Ini Ajarkan Ibunya Peragakan Tarian TikTok, Ibu Dorong Kepala dan Tertawa

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved