Selasa, 14 April 2026

Berita Aceh Singkil

Kekurangan Makanan Bergizi jadi Kendala Pengembangan Pendidikan Usia Dini di Aceh Singkil

Sebab, kemiskinan menyebabkan pemenuhan kebutuhan gizi anak tak tercukupi. Dampaknya, anak-anak usia dini lambat menerima pembelajaran dari guru...

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ DEDE ROSADI
Pengurus Bunda PAUD Kabupaten Aceh Singkil, bersama pengurus PAUD penerima bantuan seragam sekolah untuk keluarga kurang mampu, Jumat (16/10/2020). 

Sebab, kemiskinan menyebabkan pemenuhan kebutuhan gizi anak tak tercukupi. Dampaknya, anak-anak usia dini lambat menerima pembelajaran dari guru di sekolah.

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Kemiskinan masih jadi kendala dalam pengembangan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Aceh Singkil.

Sebab, kemiskinan menyebabkan pemenuhan kebutuhan gizi anak tak tercukupi.

Dampaknya, anak-anak usia dini lambat menerima pembelajaran dari guru di sekolah.

Padahal, pendidikan anak usia dini sangat penting sebagai dasar melahirkan generasi penerus bangsa.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil, Khalilullah, membenarkan peserta didik dari keluarga tidak mampu masih jadi masalah.

Lantaran, tidak ada yang menjamin telah mendapat nutrisi atau makanan bergizi ketika menerima pelajaran di sekolah.

Baca juga: Tabrak Sepmor Lawan Arah, Remaja di Aceh Timur Meninggal Dunia

Dengan ada pemberian tambahan makanan bergizi, minimal pada saat menerima pembelajaran semua anak dalam kondisi cukup nutrisi.

Terkait hal itu, Khalilullah mengajak Bunda PAUD Kabupaten Aceh Singkil, yang memiliki peran strategis mendorong desa anggarkan biaya pemberian tambahan makanan bergizi kepada anak usia dini di wilayahnya masing-masing.

Pemberian tambahan makanan bergizi menurut Khalilullah, bisa dilakukan seminggu tiga kali.

Anggarannya tidak terlalu besar, sehingga anggaran dana desa bisa akomodirnya.

"PAUD di setiap desa melalui anggaran desa ada makanan tambahan penuh. Menurut kita biayanya tidak terlalu tinggi, ini penting untuk memberikan tambahan gizi," kata Khalilullah, saat menghadiri penyerahan bantuan seragam sekolah untuk anak usia dini dari keluarga miskin oleh Bunda PAUD Aceh Singkil, Atmah Dulmusrid, Jumat (16/10/2020).

Menurut hitung-hitungannya, anggaranya tidak terlalu tinggi.

Sehingga, sangat memungkinkan tertampung dalam APBDes.

Di Aceh Singkil, pada tahun ini ada sekitar 148 PAUD yang punya izin operasional. (*)

Baca juga: Anak Keluarga Miskin di Aceh Singkil Terima Bantuan Seragam Sekolah

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved