Rabu, 8 April 2026

Berita Bener Meriah

Ketua HPBM: Perjuangan ALA Penting, Menstabilkan Harga Kopi Lebih Penting

“ALA penting, harga kopi lebih penting untuk menyejahterakan petani,” kata Riga yang saat ini tercatat sebagai mahasiswa aktif di Unsyiah.

Penulis: Budi Fatria | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Ketua Umum Himpunan Pemuda Mahasiswa Pelajar Bener Meriah (HPBM) Banda Aceh, Riga Wantona. 

“ALA penting, harga kopi lebih penting untuk menyejahterakan petani,” kata Riga yang saat ini tercatat sebagai mahasiswa aktif di Unsyiah.

Laporan Budi Fatria | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG - Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Bener Meriah (HPBM) Banda Aceh melalui keterangan tertulisnya, Jumat (16/10/2020) meminta eksekutif dan legislatif di Kabupaten Bener Meriah untuk mencari solusi membantu petani, terkait harga kopi yang turun drastis saat memasuki musim panen ini.

Ketua Umum HPBM Banda Aceh, Riga Wantona mengatakan, masa panen kopi di Dataran Tinggi Gayo (DTG) khususnya di Bener Meriah akan dimulai, sedangkan harga jual kopi masih rendah.

“Kopi adalah komoditi utama di Bener Meriah, sudah sepantasnya pemerintah daerah serius memikirkan solusi untuk bantu petani,” ujarnya.

Menurutnya, Pemerintah Daerah semestinya fokus untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, bukan malah teralihkan pada isu lainnya.

“ALA penting, harga kopi lebih penting untuk menyejahterakan petani,” kata Riga yang saat ini tercatat sebagai mahasiswa aktif di Unsyiah.

Lanjutnya, rata-rata penjualan gelondong saat ini berkisar antara Rp 6.500 sampai Rp 7.000 per bambunya.

Baca juga: BMKG Memprediksi Hujan masih Landa Aceh Hingga Tiga Hari ke Depan

Resi gudang yang sebelumnya diwacanakan membantu petani, juga belum memberikan pengaruh yang signifikan.

Ia mendesak bupati untuk segera menyurati Plt Gubernur Aceh yang sebelumnya menyampaikan janji Presiden, Jokowi akan membantu membeli kopi petani. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved