Breaking News:

Viral Medsos

VIRAL Kepala Sekolah Rela Kerja Sampingan Jadi Driver Ojek Online, Ternyata Tujuannya Sangat Mulia

Seorang kepala sekolah rela mengerjakan pekerjaan sampingan sebagai driver ojek online (ojol).

Editor: Faisal Zamzami
Tangkap Layar Sinar Harian
VIRAL Seorang Kepala Sekolah Rela jadi Driver Ojol Demi Tambah Dana Pembangunan 

SERAMBINEWS.COM - Seorang kepala sekolah rela mengerjakan pekerjaan sampingan sebagai driver ojek online (ojol).

Aksi Kepala sekolah yang juga bekerja  driver ojek online (ojol) itu viral di media sosial.

Ternyata ada tujuan mulia mengapa kepala sekolah tersebut mau bekerja sampingan jadi driver ojol.

Kepala sekolah yang karib disapa Haji Aedil Mat ini rupanya rela menjadi driver ojol untuk mencari tambahan dana pembangunan.

Haji Aedil Mat berusahamencari tambahan dana pembangunan untuk Sekolah Menengah Agama (SAM) Jeram Kuala Selangor, Malaysia.

Di mana kekurangan dananya yakni sebesar RM 362.000.

Dilansir dari Sinar Harian, kisah pria berusia 53 tahun ini pun menjadi viral di sosial media.

Tentu saja langsung banyak mendapatkan perhatian positif dari warganet.

Berbagai komentar positif diberikan kepadanya termasuk pihak sekolah yang serius dengan misi dana sumbangan infrastruktur sekolah.

Baca juga: VIRAL Istri Labrak Suami saat Nikahi Wanita Lain, Anak Nangis Histeris Tak Terima Ayahnya Poligami

Baca juga: VIDEO - Viral Anak Muda Ini Ajarkan Ibunya Peragakan Tarian TikTok, Ibu Dorong Kepala dan Tertawa

Haji Aedil mengatakan dampak dirinya menjadi driver Grab pun ternyata berdampak pada semua.

“Saat foto itu tersebar, banyak orang yang bertanya begitu banyak sehingga saya tidak sempat menjawab satu per satu," ujarnya.

"Sejauh ini, kami berhasil mengumpulkan RM 167.000 sejak 30 September 2020 dan akan mengintensifkan upaya untuk mencari dana yang cukup," imbuhnya lagi.

Hajie Aedil yang mengemban sebagai kepala sekolah sejak 2017 ini juga mengatakan, jadwal pembangunan seharusnya sudah dimulai.

Namun karena pandemi virus corona (Covid-19) menambah kendala lain, maka harus melewati tanggal untuk diumumkan dalam dua bulan.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved