Rabu, 3 Juni 2026

Internasional

Kampanye Arab Saudi Boikot Produk Turki Mendapatkan Momentum, Ini Alasannya

Kampanye populer memboikot produk Turki di Arab Saudi telah mendapatkan momentum dalam beberapa hari terakhir ini.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
Supplied
Sebuah poster di sebuah toko di Madinah, Arab Saudi mengumumkan boikot terhadap semua produk Turki 

“Kerajaan adalah negara yang bijaksana dan tidak mencampuri apa yang orang pikirkan atau inginkan," ujarnya.

"Namun, keamanan Kerajaan adalah garis merah yang tidak boleh dilintasi dan Kerajaan hanya menargetkan Iran ketika Iran mulai mengancam keamanan Kerajaan, " ujarnya.

"Jika ada yang masih tidak yakin ini adalah boikot yang populer, mereka dapat mengunjungi restoran atau kedai kopi Turki mana pun dan melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana tempat-tempat ini terbuka untuk semua orang yang ingin mengunjunginya," kata Al-Matrafi.

Mubarak Al-Aati, seorang penulis dan analis Saudi, mengatakan semakin banyak orang Saudi telah menyerukan pemboikotan produk Turki.

Disebutkan, suara-suara ini telah membentuk langkah ekonomi yang kuat dan nyata yang tercermin pada ekonomi Turki, yang sedang runtuh.

“Seruan boikot mencerminkan persatuan nasional dari Saudi melawan tindakan bermusuhan dari Partai Keadilan dan Pembangunan di Turki dan Presiden Erdogan," ujar Mubarak.

Dia mengatakan orang-orang Saudi telah mengirim pesan kepada pemerintah Turki bahwa keamanan dan citra Kerajaan dan kepemimpinan berada di garis merah.

Ditamabahkan orang Saudi telah menunjukkan bahwa mereka dekat dengan kepemimpinan mereka.

"Boikot adalah senjata yang digunakan orang-orang Saudi untuk menghadapi risiko campur tangan asing termasuk campur tangan Turki, yang secara tegas ditolak oleh semua orang Saudi tanpa kecuali, ”katanya.

Adnan Alaslami, seorang warga negara Saudi, mengatakan mendukung penuh boikot produk Turki yang populer dan ada produk lokal alternatif selain produk Turki.

Investor Saudi harus memanfaatkan boikot dan pergi ke negara tetangga dan mengimpor produk dari sana daripada produk Turki, katanya.

Ini adalah kesempatan bagus bagi mereka untuk mendiversifikasi produk di pasar lokal dan mengakhiri kegiatan monopoli.

“Saya berdoa kepada Allah Yang Maha Kuasa untuk melindungi negara kami dan terus menganugerahkan kepada kami berkah keamanan dan keselamatan di bawah kepemimpinan Penjaga Dua Masjid Suci dan putra mahkota,” katanya.(*)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved