Internasional
Mutilasi Jadi Aksi Balas Dendam di Jordania, Sejumlah Orang Telah Ditangkap
Jaksa penuntut umum Yordania, Sabtu (17/102/20) telah mendakwa beberapa orang setelah seorang remaja lelaki berusia 16 tahun dicungkil matanya dan se
SERAMBINEWS.COM, AMMAN - Jaksa penuntut umum Yordania, Sabtu (17/102/20) telah mendakwa beberapa orang setelah seorang remaja lelaki berusia 16 tahun dicungkil matanya dan sebagian tangannya dipotong.
Motifnya sebagai aksi balas dendam yang mengejutkan kerajaan Jordania.
Mutilasi itu dilakukan pada Selasa (13/10/2020) di Zarqa, sebuah pusat konservatisme Islam di timur laut ibu kota Amman, setelah sebuah kelompok menculik remaja itu.
Diduga sebagai pembalasan terhadap ayah remaja itu, yang ditahan karena dituduh melakukan pembunuhan.
Otoritas yudisial telah memperingatkan pengguna media sosial agar tidak membagikan video penyerangan tersebut.
Baca juga: VIDEO Mayat Pembunuh Rangga Divisum dan Dikembalikan ke Rumah Keluarga
Warga Yordania yang marah telah meminta mereka yang bertanggung jawab untuk dihukum mati.
Pasukan keamanan mengatakan pekan ini telah menangkap pelaku utama bersama dengan lima tersangka lainnya.
Ratu Rania menyebut serangan itu sebagai kekejaman yang tak terkatakan dalam segala hal.
Kantor berita resmi Petra, Jumat (16/10/2020) melaporkan jaksa penuntut telah mendakwa sejumlah orang yang tidak disebutkan namanya, dengan tuduhan penculikan dan percobaan pembunuhan.
Baca juga: Disanksi Lagu Nasional, Remaja Ini Pilih Lantunkan Ayat Alquran, Suaranya Bikin Kagum
Raja Abdullah II memerintahkan pemindahan remaja laki-laki itu ke King Hussein Medical Center, di mana dia dilaporkan telah menjalani operasi mata.
Kemudian perawatan sesuai dengan prostetik, dan menyerukan tindakan hukum terkuat terhadap mereka yang bertanggung jawab.(*)
Baca juga: Utang 421 Juta Dolar AS, Donald Trump Menyebutnya Seperti Sebiji Kacang