Berita Aceh Timur
Akhir Tahun 2020, Desa Beusa Seberang Aceh Timur Targetkan Bebas Buang Air Besar Sembarangan
Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS) merupakan salah satu pilar dari program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STMB) oleh Kementrian Kesehatan.
Penulis: Seni Hendri | Editor: Mursal Ismail
Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS) merupakan salah satu pilar dari program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STMB) oleh Kementrian Kesehatan.
Laporan Seni Hendri l Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI - Akhir tahun 2020 ini, Pemerintah Desa Beusa Seberang, Kecamatan Peureulak Barat, Aceh Timur, menargetkan Open Defecation Free (ODF) atau Tidak Buang Air Besar Sembarangan (BABS)
Open Defecation Free (ODF) atau bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS) merupakan salah satu pilar dari program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STMB) oleh Kementrian Kesehatan.
Sedangkan desa ODF (Open Defecation Free) adalah Desa yang 100% masyarakatnya telah akses buang air besar di jamban sehat.
Hal itu disampaikan oleh, Saiful Mulki SSosI, selaku Sekdes Desa Beusa Seberang, didampingi Petugas Kesling PKM Peureulak Barat, Azhariyadi, SKM, kepada Serambinews.com, Senin (19/10/2020).
Oleh karena itu, kata Saiful, sejauh ini dari 15 desa dalam Kecamatan Peureulak Barat, sudah ada 2 desa yang ODF (Open Defecation Free) yaitu Desa Beusa Baroh dan Mon Geudong.
Baca juga: Bahas Masalah Umrah dan Haji di Era Covid-19, Begini Penjelasan Kepala Kemenag Aceh
Baca juga: Uji Coba ke Uni Emirat Arab, Timnas Indonesia U-16 Boyong 22 Pemain
Baca juga: Gempa Bumi Tektonik 5,4 SR Guncang Simeulue, Kedalaman 10 Km, tidak Berpotensi Tsunami
Sedangkan, Desa Beusa Seberang Kecamatan Peureulak Barat, saat ini, jelas Saiful, akan diverifikasi oleh Dinas Kesehatan Aceh Timur, melalui Puskesmas Peureulak Barat, Untuk meraih ODF.
Hasil survei tim ke rumah-rumah warga, jelas Saiful Mulki, sejauh ini di Desa Beusa Seberang, masih ada 6 persen warga belum memiliki jamban.
Selebihnya atau 94 persen masyarakat sudah memiliki akses buang air besar ke jamban.
Karena itu, untuk memastikan semua warga sudah memiliki jamban, dan tidak ada yang buang air besar sembarangan, nantinya desa akan menganggarkan dana untuk pembangunan jamban bagi warga yang belum memiliki jamban.
"Harapan kita semua rumah tangga memiliki jamban, dan tidak ada lagi warga buang BAB sembarangan sehingga kita layak mendapatkan sertifikat ODF dari Dinas Kesehatan," ungkap Saiful Mulki.
Untuk mewujudkan ini, Saiful Mulki, mengharapkan dukungan dan peran serta masyarakat.
Selain itu, program ini bertujuan untuk mencegah stunting dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat sesuai target pemerintah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/desa-di-aceh-timur-upayakan-bebas-bab-sembarangan.jpg)