Breaking News:

Berita Aceh Utara

Ringkus Spesialis Pembobol Toko Elektronik, Polisi Amankan Belasan Barang Bukti Mayoritas Barang Ini

Bukan hanya meringkus pelaku, polisi juga mengamankan belasan barang elektronik hasil kejahatan tersangka.

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
IKS alias Cmb (35), pemuda Tambon Tunong, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara menjadi tersangka pencurian barang eletronik dan kini diamankan di Polsek Dewantara, Selasa (20/10/2020). 

Laporan Zaki Mubarak | Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Petualangan IKS alias Cmb (35), pemuda asal Tambon Tunong, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara berakhir di tahanan polisi.

Pasalnya, spesialis pembobol toko elektronik ini berhasil diciduk personel Kepolisian Sektor (Polsek) Dewantara kala membobol toko elektronik di Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.

Bukan hanya meringkus pelaku, polisi juga mengamankan belasan barang elektronik hasil kejahatan tersangka.

Ada pun barang bukti yangg berhasil diamankan di antaranya, 1 (satu) set speaker active Kingmax PMPO 27.900 watt.

Kemudian, 1 set speaker active Dat, 3 set speaker Sony, 1 set speaker JBL, 1 unit monitor display mobil merk Pokok, 1 unit tape mobil Pioneer, dan 1 unit DVD Digitalmedia.

Lalu, 1 unit tape mobil Sony, 3 unit power sound mobil acoustic, 1 unit blender Samwoo, 2 unit bracket gantungan TV, serta 1 buah tangga kayu.

Baca juga: Spesialis Pembobol Toko Elektronik Diringkus Polisi, Sudah Beraksi Tujuh Kali Tahun Ini

Baca juga: Masukkan Pistol ke Celana, Kelamin Pria Ini Malah Tertembak, Peluru Menembus Kemaluannya

Baca juga: Viral Calon Istri Tiba-tiba Akhiri Pertunangan, Setelah Diusut Ternyata Ada Pria Lain

Informasi yang diterima Serambinews.com, Selasa (20/10/2020), pelaku diringkus personil Reskrim Polsek Dewantara pada Sabtu malam (17/10/2020) sekitar pukul 20.30 WIB.

Kapolsek Dewantara, AKP Nurmansyah, SAP mengatakan, pelaku pencurian elektronik itu adalah IKS alias Cmb (35), pemuda asal Tambon Tunong, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.

"Pelaku merupakan spesialis pencurian barang-barang elektronik milik warga, Kapolsek Dewantara, AKP Nurmansyah.

Kapolsek memaparkan, setelah dilakukan pengembangan diketahui bahwa pelaku sudah beraksi sejak Januari hingga Oktober 2020, baik di rumah warga maupun beberapa toko elektronik.

Menurutnya, pelaku telah melakukan aksinya sebanyak 7 kali dalam tahun 2020 ini. Terhadap perbuatan pelaku, penyidik menjeratnya dengan Pasal 363 ayat (1) ke-3e dan ke-5e KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun.

Baca juga: Begini Cara Mudah Bikin Chicken Nugget Sendiri di Rumah, Tidak Perlu Beli

Baca juga: Beasiswa Ditiadakan, Puluhan Mahasiswa Pidie Jaya Datangi Dewan

Baca juga: Anak Pamer Riwayat Pencarian di HP Ibunya, dari Cara Mengetes Suami Cinta atau Tidak Hingga Uttaran

Kapolsed Dewantara mengimbau, kepada seluruh lapisan masyarakat agar senantiasa lebih berhati-hati dan waspada terhadap maraknya aksi pencurian dengan tidak membiarkan rumah dalam keadaan kosong.

"Apabila rumah dalam keadaan kosong supaya dicek pintu dan jendela dalam keadaan terkunci," papar Kapolsek.

"Selain itu, diharapkan kepada aparatur desa supaya mengaktifkan kembali siskamling guna menghindari kejadian kemalingan,” pungkasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved