Selasa, 14 April 2026

Haba Aneuk

Sanitasi Sekolah di Era Adaptasi Kebiasaan Baru

Akses ke sarana air, sanitasi dan kebersihan di seluruh sekolah menjadi penting untuk keefektifan pencegahan dan pengendalian infeksi COVID-19

Editor: IKL
Haba Aneuk | Ihsan
Sanitasi Sekolah di Era Adaptasi Kebiasaan Baru 

Sanitasi Sekolah di Era Adaptasi Kebiasaan Baru

 SERAMBINEWS.COM,- Pandemi COVID-19 menyebabkan dampak yang luar biasa di seluruh sektor kehidupan, termasuk dalam sektor pendidikan. Banyak anak-anak yang tidak dapat bersekolah karena sarana pendidikan mereka harus ditutup untuk mengurangi risiko penyebaran yang lebih luas lagi.

Namun penutupan yang berkepanjangan dikhawatirkan akan memberikan dampak negatif pada keselamatan, kesejahteraan, dan pembelajaran anak-anak.

Akses ke sarana air, sanitasi dan kebersihan di seluruh sekolah menjadi penting untuk keefektifan pencegahan dan pengendalian infeksi COVID-19 di sarana pendidikan.

Sudah seharusnya pemerintah menjadikan pemenuhan hal tersebut sebagai salah satu fokus utama dalam strategi untuk pembukaan kembali dan pengoperasian satuan pendidikan tersebut.

Baca juga: Kisah Siswa di Balik Belajar Daring

Jika mengacu ke Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) per Desember 2019 lalu, jumlah persentase sekolah-sekolah seluruh jenjang yang memiliki akses air, sanitasi dan kebersihan yang layak di 23 kabupaten/kota di Aceh cukup memprihatinkan, karena hanya berkisar antara 3 persen hingga 31 persen.

Ini artinya, 9 dari 10 sekolah di Aceh tidak memiliki salah satu atau lebih dari tiga jenis sarana yang wajib ada, yaitu air, sanitasi dan kebersihan.

Tidak berbeda dengan angka tersebut, data dari sistem informasi pendidikan dari Kementerian Agama juga menunjukkan bahwa secara rata-rata hanya satu dari lima madrasah pada semua jenjang di Aceh yang telah memiliki akses ke sarana air, sanitasi dan kebersihan.

Gambaran situasi di atas menunjukkan bahwa masih banyak sekolah dan madrasah di Aceh yang kemungkinan tidak siap jika harus dibuka untuk pembelajaran tatap muka kembali sesuai yang disyaratkan surat keputusan bersama 4 menteri terkait hingga dikuatkan dengan instruksi Gubernur Aceh No.11 tahun 2020 tentang penyelengaraan pembelajaran pada satuan pendidikan tahun ajaran 2020/2021 dalam masa adaptasi menuju tatanan normal baru masyarakat produktif dan aman COVID-19 dan surat edaran bersama Kepala Dinas Pendidikan Aceh dan Kepala Kantor Kementrian Agama Provinsi No.128 tentang prosedur operasional standar Pembelajaran Tatap Muka Tahun Ajaran 2020/2021. 

Salah satu kendala umum yang dihadapi sekolah-sekolah ini adalah masalah pembiayaan. Padahal penyediaan sarana air, sanitasi dan kebersihan ini tidaklah harus berbiaya tinggi (mahal), namun bisa dilakukan dengan sederhana namun tetap layak di gunakan.

Misalnya saja dalam buku panduan opsi sarana cuci tangan pakai sabun yang diterbitkan Kemendikbud, ada opsi tippy tap untuk sarana cuci tangan yang relative murah dan tidak membutuhkan air dalam jumlah banyak.

Untuk penyediaan sarana air dan sanitasi yang cenderung membutuhkan investasi yang lebih besar, satuan pendidikan memerlukan dukungan pembiayaan diluar Dana Opersional Sekolah yang diterima mereka.

Sumber pembiayaan yang ada saat ini dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dari Kemendikbud sudah mulai diakses oleh sekolah-sekolah di Aceh sejak tiga tahun lalu namun masih belum cukup memenuhi kesenjangan kebutuhan 1,090 sekolah yang belum memiliki akses air dan 3,525 sekolah yang masih minus sarana sanitasinya di Aceh. Oleh karena itu, dukungan pembiayaan dari pemerintah daerah, dana desa ataupun sumber pembiayaan alternatif lain perlu di arahkan untuk kebutuhan ini.

Selain penyediaan sarana, perlu juga dipastikan pengoperasian dan perawatan dari saran-saran tersebut untuk memastikan keberlanjutan fungsi dari sarana-sarana tersebut.

Upaya lain yang tidak kalah penting adalah promosi pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat khususnya Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved