Rabu, 8 April 2026

Mahirah Muamalah Siap Bantu Modal Usaha  

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, mengatakan bahwa Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) Mahirah Muamalah milik Pemko

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Aminullah Usman, Wali Kota Banda Aceh 

BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, mengatakan bahwa Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) Mahirah Muamalah milik Pemko Banda Aceh akan siap membantu siapa saja yang ingin membuka usaha dan membutuhkan modal usaha.

“Siapa saja yang ingin berusaha dan membutuhkan modal, maka Mahirah Muamalah dalam kapasitasnya sebagai lembaga keuangan akan membantu, namun ada prosedur-prosedur yang harus dipenuhi,” kata Aminullah.

Hal itu diutarakan Wali Kota saat menjadi narasumber dalam diskusi bertema ‘Peluang Ekonomi Kreatif, UMKM dan Peran LKMS Mahirah Muamalah di Masa Pandemi Covid-19'. Kegiatan yang dipandu Host, News Manajer Harian Serambi Indonesia, Bukhari M Ali ini disiarkan langsung melalui Facebook Serambinews.com, Rabu (21/10/2020).

Aminullah menjelaskan, kehadiran Mahirah Muamalah merupakan bagian dari visi misi pihaknya saat mencalonkan diri menjadi Wali Kota Banda Aceh bersama Zainal Arifin sebagai Wakil Wali Kota. Setelah terpilih, visi misi itu diwujudkan dengan membuka lembaga keuangan yang dapat membantu permodalan usaha dan memberantas para rentenir.

Ketika di awal menjabat Wali Kota, Aminullah menyebut, praktik renternir yang terjadi di pasar-pasar Banda Aceh sangat masif, mencapai sekitar 80 persen. Namun kini setelah berdiri Mahirah, praktik renternir tinggal sekitar 14 persen lagi. Mantan bankir ini menargetkan akan membersihkan Banda Aceh dari praktik tersebut.

“Kita membuka informasi kepada masyarakat, dimana masih ada rentenir mohon diinfokan ke kita, supaya mereka dibasmi dari Bumi Serambi Mekkah ini,” pungkasnya.

Aminullah mengatakan, saat ini Mahirah Muamalah tumbuh pesat dengan jumlah nasabah dari pelaku UMKM hampir mencapai 3.000, dan nasabah pendanaan 6.000. Sementara aset yang dimiliki sekitar Rp 77 miliar, pembiayaan Rp 17 miliar, dan laba pada 2020 dilaporkan sebanyak Rp 1 miliar.

“UMKM-UMKM yang selama ini tidak mempunyai modal dipastikan akan didukung permodalannya oleh Mahirah Muamalah sesuai prosedur yang berlaku,” imbuhnya.

Disamping itu, Aminullah juga menyampaikan bahwa pada 28 Oktober 2020, pihaknya akan melaunching sebuah produk baru yaitu pembiayaan anak muda entrepreneur. “Ini menarik kita fokuskan pemuda-pemuda di Banda Aceh agar jauh dari narkoba. Kita didik skill mereka agar mempunyai penghasilan sendiri,” demikian Aminullah Usman.(una)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved