Breaking News:

Internasional

Putra Mahkota Arab Saudi Serukan Kerjasama Global Membuka Manfaat Kecerdasan Buatan

Kerajaan Arab Saudi menawarkan kerjasama untuk menguji potensi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan secara global.

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi menawarkan kerjasama untuk menguji potensi kecerdasan buatan (AI) secara global.

Apalagi, dunia sedang menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya sebagai akibat dari pandemi COVID-19, kata Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman.

Disampaikan dalam pidato pada Rabu (21/10/2020) pada hari pembukaan KTT AI Global dua hari yang diselenggarakan oleh Riyadh.

Abdullah Al-Ghamdi, Presiden Otoritas Saudi untuk Data dan Kecerdasan Buatan mmengatakan putra mahkota juga menyerukan dunia untuk bekerja sama mengembangkan kemampuan AI agar manfaatnya tersedia untuk semua.

Dia mulai dengan menyoroti keinginan Kerajaan untuk memainkan peran penting dalam perkembangan global AI untuk melepaskan potensinya demi kebaikan semua umat manusia, lansir ArabNews, Kamis (22/10/2020).

Baca juga: Arab Saudi Tunjuk Dubes Wanita Kedua, Amal Yahya Al-Moallimi Jadi Dubes Norwegia

Dia berkata:

“Tidak diragukan lagi, tahun 2020 telah menjadi tahun yang luar biasa untuk menguji potensi AI, saat kita menyaksikan pembentukan normal global baru yang mendefinisikan ulang cara hidup, bekerja, dan belajar kita."

“Ini mengharuskan kita semua untuk berpikir dan bekerja keras memanfaatkan kecerdasan buatan dan melepaskan potensi penuhnya untuk memajukan masyarakat dan ekonomi kita.”

Sebagai pengakuan atas pentingnya teknologi, putra mahkota mengumumkan peluncuran strategi nasional untuk data dan AI, dengan tujuan memposisikan Arab Saudi di garis depan penelitian dan pengembangan AI.

“Dengan ini saya mengundang semua pemimpi, inovator, investor, dan pemikir untuk bergabung dengan kami, di sini di Kerajaan," ujarnya.

"Untuk mencapai ambisi kita bersama dan untuk membangun model perintis; membuka nilai data dan AI untuk membangun ekonomi berbasis pengetahuan dan memajukan generasi kita sekarang dan masa depan,” tambahnya.

Baca juga: Arab Saudi Siapkan Proyek Pembangunan Islamic World Center di Al-Faisaliah

Mengakui kesenjangan digital yang ada antara negara maju dan berkembang, yang semakin melebar akibat krisis virus korona, putra mahkota mengatakan Kerajaan akan menutup kesenjangan ini.

Sehingga semua negara dapat memanfaatkan potensi AI.

"Saya mengundang Anda semua untuk bekerja dalam semangat kerja sama untuk membentuk masa depan kecerdasan buatan dengan cara yang melayani semua masyarakat," ujarnya.

"Tetap memprioritaskan kolaborasi daripada persaingan, dan berfokus pada penggunaan dan aplikasi AI yang andal dan bertanggung jawab untuk melayani umat manusia," kata Putra Mahkota.(*)

Baca juga: 125.000 Warga Arab Saudi Telah Laksanakan Umrah, Tahap Pertama Pembukaan Masjidil Haram

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved