Kamis, 16 April 2026

Internasional

125.000 Warga Arab Saudi Telah Laksanakan Umrah, Tahap Pertama Pembukaan Masjidil Haram

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengatakan lebih dari 125.000 jamaah telah melakukan Umrah tahap pertama.

Editor: M Nur Pakar
Ministry of Media
Pelaksanaan ibadah umrah di Arab Saudi tahap pertama sampai Sabtu (17/10/2020). 

SERAMBINEWS.COM, JEDDAH - Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengatakan lebih dari 125.000 jamaah telah melakukan Umrah tahap pertama.

Selama pembukaan tahap pertama Masjidil Haram ini tidak ada infeksi yang tercatat di antara para jamaah.

“Tahap pertama berhasil diselesaikan pada Sabtu (17/10/2020) lalu, di mana kami menerima lebih dari 125.000 jamaah," kata Dr. Amr Al-Maddah, Wakil Sekretaris Kementerian Haji dan Umrah, Selasa (20/10/2020).

"Fase pertama hanya fokus Umrah, tidak ada shalat,” ujarnya.

Dr. Amr Al-Maddah menambahkan aplikasi Eatmarna telah diunduh lebih dari 2,5 juta kali, lansir ArabNews, Rabu (21/10/2020).

Dalam wawancara dengan Al-Ekhbariya, dia mengatakan Masjidil Haram telah menerima 40.000 jamaah shalat dan 15.000 jamaah umrah pada tahap kedua.

Al-Maddah menegaskan izin Umrah dan kunjungan harus melalui aplikasi.

Dia mengatakan masyarakat harus waspada terhadap aplikasi dan platform palsu yang bertujuan untuk menipu jamaah.

Baca juga: Arab Saudi Jadi Negara Pertama di Dunia Arab Terbitkan Makalah ilmiah Virus Corona

Disebutkan, 531 perusahaan dan lembaga Umrah telah bersiap menerima jamaah tahap ketiga untuk menunaikan Umrah dan shalat di Masjidil Haram.

Kementerian meluncurkan aplikasi untuk membantu memfasilitasi Umrah bagi mereka yang ingin mengunjungi masjid suci

Kerajaan di tengah pandemi penyakit virus korona (COVID-19) yang sedang berlangsung tetap mempertahankan langkah-langkah kesehatan yang ketat selama ibadah

Orang Berkebutuhan Khusus

Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci telah mengalokasikan pintu masuk khusus dan ruang untuk shalat di lantai pertama Masjidil Haram bagi penyandang disabilitas.

Administrasi telah menandai ruang shalat yang dialokasikan dengan pita untuk orang-orang dengan kebutuhan khusus.

Baca juga: Kampanye Arab Saudi Boikot Produk Turki Mendapatkan Momentum, Ini Alasannya

Kasus Baru

Sementara itu, Kementerian Kesehatan pada Selasa (20/102020) mengumumkan 385 kasus baru virus Corona, yang berarti 342.968 orang telah terjangkit penyakit tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved