Kunjungan Menlu AS
Apa Tujuan Menlu AS Berkunjung ke Indonesia?, Ini Kata Pakar Hubungan Internasional
Kunjungan tersebut kemungkinan besar berkaitan dengan kekhawatiran AS terhadap Indonesia yang dianggap terlalu dekat dengan China.
Anggota Komisi I DPR Willy Aditya mengatakan lawatan Pompeo menjadi kesempatan Indonesia menyampaikan pesan diplomasinya.
Indonesia sebagai negara yang dipandang strategis baik oleh China maupun AS, penting untuk menyampaikan posisi dan pandangannya terhadap isu-isu global.
“Kunjungan ini bisa kita pakai untuk menekankan pesan-pesan diplomasi kita di sejumlah isu seperti Palestina, ketegangan laut Cina Selatan dan lainnya,” kata dia.
Menurut dia eskalasi di Laut Cina Selatan harus disudahi dengan perdamaian dan hubungan yang lebih produktif.
“Bahkan kita sebagai negara berdaulat pun kita dicurigai ketika berhubungan dengan negara lawan di antara yang berseteru. Ini sudah tidak benar dan tidak menghargai kedaulatan negara,” jelas dia.
Dia mengingatkan Indonesia untuk tidak terseret kepentingan Amerika Serikat dalam kunjungan Pompeo itu.
“Kita punya misi politik luar negeri dan diplomasi tersendiri yang perlu kita perjuangkan. Misi-misi itulah yang harus pemerintah sampaikan kepada Pompeo," kata Willy.
Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengatakan organisasinya ingin mengenalkan Indonesia lebih baik lagi pada dunia.
Dia ingin membahas masalah hak asasi manusia, keberagaman dan toleransi dengan Pompeo dalam dialog mendatang.
Ansor juga ingin mengenalkan prinsip-prinsip bersama atau kalimatun sawa dalam bernegara, seperti Pancasila.
“Kami ingin kenalkan Indonesia sebagai negara besar dengan prinsip-prinsip kenegaraan dan keagamaan yang melestarikan kedamaian dunia,” ujar dia.
“Kami bagian dari upaya pemerintah dalam berdiplomasi. Diplomasi kan tidak hanya oleh pemerintah. Tapi juga oleh masyarakat, people to government.”(AnadoluAgency)