Tips Kesehatan
Bunda, Kenali Penyebab Rambut Rontok pada Anak dan Begini Cara Mengatasinya
Rambut rontok atau alopecia pada anak-anak, dapat disebabkan oleh berbagai faktor yang berbeda dengan masalah kerontokan rambut pada orang dewasa.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Mursal Ismail
Rambut rontok atau alopecia pada anak-anak, dapat disebabkan oleh berbagai faktor yang berbeda dengan masalah kerontokan rambut pada orang dewasa.
SERAMBINEWS.COM - Rambut rontok merupakan masalah yang sangat umum terhadap orang dewasa usia di atas 50 tahun.
Tetapi tahukah Anda bahwa rambut rontok juga umum terjadi pada anak-anak? Ya, rambut rontok pada anak-anak berusia 12 tahun ke bawah paling sering disebabkan karena kondisi jinak atau sembuh sendiri.
Struktur, penampilan, dan jenis rambut berbeda menurut kelompok etnis dan wilayah. Faktor-faktor ini juga dapat berdampak pada pola kerontokan rambut.
Sehelai rambut membutuhkan waktu sekitar 2-6 tahun untuk tumbuh, yang disebut fase anagen.
Fase ini diikuti oleh fase catagen (2-3 minggu), yaitu fase transisi singkat yang menandakan akhir dari pertumbuhan rambut aktif.
Tahap selanjutnya adalah fase telogen dimana rambut memasuki masa istirahat dan berlangsung selama 2-4 bulan sebelum rambut rontok dan rambut baru tumbuh.
Baca juga: Jarang disadari, 3 Kebiasaan Buruk Ini Buat Rambut Jadi Rusak, Hindari Gosok Rambut Pakai Handuk
90% folikel rambut berada dalam fase anagen, 10-14% berada di telogen dan 1-2% dalam katagen. Dan fase folikel rambut mungkin berbeda di berbagai bagian tubuh.
Penyebab Rambut Rontok pada Anak
Rambut rontok atau alopecia pada anak-anak, dapat disebabkan oleh berbagai faktor yang berbeda dengan masalah kerontokan rambut pada orang dewasa.
Mengutip dari Boldsky, Rabu (28/10/2020) berikut penyebab kerontokan rambut pada anak:
1. Telogen effluvium
Ini adalah masalah kerontokan rambut sementara yang terjadi setelah anak mengalami masalah fisik atau emosional, seperti demam atau infeksi, cedera fisik, stres emosional, dan ketidakseimbangan vitamin.
Anak-anak dengan telogen effluvium kehilangan rambutnya lebih banyak dibanding biasanya pada fase telogen.
Jadi alih-alih kehilangan 100 helai rambut dalam sehari, anak-anak dalam fase ini bisa kehilangan hingga 300 helai rambut dalam sehari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rambut-ronrok-pada-anak.jpg)