Breaking News
Kamis, 23 April 2026

Berita Gayo Lues

Penjualan Lemang Laris Manis di Blangkejeren Saat Maulid, Ternyata Harganya Cuma Segini

Hal itu disebabkan mayoritas warga dan masyarakat akan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW pada Kamis (29/10/2020) besok.

Penulis: Rasidan | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
Suasana pada salah satu dapur atau tempat pembakaran lemang di Kecamatan Blangkejeren, Rabu (28/10/2020). 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Permintaan lemang meningkat drastis dan penjualan laris manis di Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues (Galus).

Hal itu disebabkan mayoritas warga dan masyarakat akan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW pada Kamis (29/10/2020) besok.

Amatan Serambinews.com, di sejumlah dapur tempat pembakar lemang di Kecamatan Blangkejeren tersebut ramai dikunjungi warga.

Penjual banyak menerima pesanan dari pembeli, dibandingkan dengan hari biasanya atau pada acara peringatan hari besar Islam lainnya selama ini.

"Permintaan lemang meningkat dan penjualan laris manis dalam seharian ini dibandingkan dengan hari biasanya di Kecamatan Blangkejeren," kata Nurijah, seorang penjual lemang di Blangkejeren.

Baca juga: Mahasiswa Gelar Demo di Taman Riyadhah Lhokseumawe, Tuntut Pembebasan Aktivis Arwan ke Polda Sumut

Baca juga: VIDEO - Viral Pria Hancurkan Sepeda Motor Pakai Batu Besar, Diduga Tak Terima Ditilang Polisi

Baca juga: Kabar Gembira! Pemkab Godok Regulasi Beasiswa & Bonus bagi Warga, Terungkap dalam Diskusi Ipelmasra

"Meski permintaan tinggi, harga jual lemang juga sangat terjangkau dan sama seperti hari biasanya," lanjut Nurijah yang dibenarkan pedagang lemang lainnya kepada Serambinews.com, Rabu (28/10/2020).

Pedagang lemang ini mengaku, harga lemang dijual Rp 20.000/batang, sama seperti harga pada hari biasanya.

Sedangkan penjualan lemang laris manis dan terjadi peningkatan sampai sepuluh kali lipat dibandingkan hari-hari biasa.

"Alhamdulillah, hari ini rezekinya nomplok untuk penjualan lemang, meskipun permintaan dan pesanan meningkat dan banyak, tetapi harganya masih tetap seperti hari biasa," ucapnya.

Baca juga: Imam Besar Al-Azhar Serukan Kriminalisasi Anti-Muslim, Prancis Izinkan Kartun Nabi Muhammad

Baca juga: Presiden Mesir Tentang Kartun Nabi Muhammad, Kami Juga Berhak, Perasaan Kami Tidak Disakiti

Baca juga: Viral Suami Asik Menari TikTok di Hadapan Orang Ramai Sampai Istri Berkacak Pinggang Melihatnya

"Kita tidak menaikkan harga walau jumlah permintaannya melonjak, sehingga pelanggan kita yang sudah ada tidak lari dan berpindah ke dapur alias tempat pembakar lemang yang lainnya," sebut Nurijah.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved