Kesehatan
Ketahuilah! Kayu Manis, Ternyata Bahan Dapur Ini Punya Efek Samping Kesehatan
Tidak hanya sebagai bumbu masakan, tapi kayu manis juga digunakan sebagai pengganti rasa manis pada gula.
Rempah khas ini dikenal karena kemampuannya untuk menurunkan gula darah.
Berbagai penelitian telah menemukan bahwa rempah satu ini bisa meniru efek insulin, yaitu hormon yang membantu menstabilkan gula dari darah.
Sayangnya, terlalu banyak mengonsumsi rempah ini bisa menyebabkan kadar glukosa dalam darah turun terlalu rendah.
Orang yang paling berisiko mengalami efek samping ini adalah mereka yang sedang mengonsumsi obat diabetes.
Pasalnya, kayu manis dapat meningkatkan efek obat tersebut dan menyebabkan terjadinya penurunan kadar gula darah hingga menjadi terlalu rendah.
Kondisi ini dalam istilah medis disebut dengan hipoglikemia, yang bisa menyebabkan rasa lelah, pusing, bahkan pingsan.
2. Risiko kerusakan hati
Beberapa penelitian telah menemukan bahwa mengonsumsi terlalu banyak kayu manis bisa menyebabkan toksisitas atau kerusakan hati.
Ini karena kayu manis mengandung kumarin, yaitu suatu zat yang bersifat racun bagi hati bila dikonsumsi dalam jumlah besar.
Tidak hanya itu, apabila kita sedang mengonsumsi obat-obatan seperti parasetamol dan statin, terlalu banyak makan rempah ini juga bisa meningkatkan risiko kerusakan hati.
Oleh karena itu, penting bagi orang yang memang memiliki gangguan hati untuk membatasi konsumsi rempah satu ini dalam jumlah yang besar.
3. Menyebabkan alergi
Kandungan senyawa cinnamaldehyde bisa memicu reaksi alergi serta iritasi di pada jaringan dalam mulut dan bibir apabila dikonsumsi dalam jumlah besar.
Gejala alergi senyawa cinnamaldehyde yang paling umum meliputi pembengkakan pada lidah atau gusi, sensasi terbakar, gatal dan timbul bercak putih di mulut.
Kondisi tersebut bukan gejala yang serius, tapi bisa menimbulkan rasa ketidaknyamanan jika tidak segera diobati.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kayu-manis-bumbu-dapur.jpg)