Selasa, 14 April 2026

Viral Medsos

Viral Rombongan Moge Pukuli TNI di Bukittinggi, Polisi Sebut 2 Orang Diamankan

dua orang yang diamankan adalah pebgendara moge yang mendorong dan menendang korbannya.

Editor: Amirullah
Dokumentasi @Tangsel.life/INSTAGRAM
Ilustrasi moge 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

SERAMBINEWS.COM, BUKITTINGGI - Kapolres Bukittinggi tahan dua orang pengendara motor gede (moge) yang diduga pukuli anggota TNI di Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar).

Kejadian tersebut terjadi pada Jumat 30 Oktober 2020 sekitar pukul 16.30 WIB.

Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawinegara saat dihubungi TribunPadang.com mengatakan kalau sudah ada Laporan Polisi terkait kejadian tersebut.

"Sudah ada laporan Polisi, karena korban melapor. Siapapun yang melapor, kita tangani, dan kita tidak melihat intutusi atay siapa yang melapor. Semua kita tangani," kata Dody Prawinegara, Sabtu (31/10/2020).

Ia mengatakan kalau pihaknya telah mengamankan sebanyak dua orang dari pelaku pemukulan tersebut.

"Tadi pagi sudah saya tahan sebanyak dua orang dari pengendara moge," katanya.

Baca juga: Ustadz Zaid Ceritakan Kronologis Ia Ditikam Saat Ceramah di Aceh Tenggara & Permintaannya ke Polisi

Baca juga: Video Detik-detik Mobil Sedan Melaju Kencang Tabrak Pintu Masjidil Haram Hingga Rusak

Dikatakannya, dua orang yang diamankan adalah pebgendara moge yang mendorong dan menendang korbannya.

Ia mengatakan ada 13 kendaran yang ikut diamankan di Polres Bukittinggi.

"Kendaraan sudah diamankan, dan kita cek surat-suratnya seperti STNK kendaraannya. Kalau lengkap bisa dipertanggungjawabkan secara hukum bisa keluar secra bertahap," katanya.

"Mobil pecah kaca sementara ini tidak ada, tidak tahu kalau TKP-nya di Kabupaten 50 Kota. Saya informasinya juga dengar, tapi TKP-nya," katanya.

Ia menjelaskan, kalau pihaknya hanya menangani perkara terkait Pasal 170 KHUP, karena TKP-nya di wilayah Polres Bukittinggi.

Baca juga: Seorang Pria Nekat Jual Istri Lewat Twitter, Tarif Sesuai Kesepakatan & Layani Main Bersama

Baca juga: Industri Kecil di Timor Leste Ternyata Dibangun Oleh Orang China, 4.000 WN China Menetap di Sana

Sebelumnya, Kapolres Bukittinggi sebut perkara tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.

"Itu hanya kesalahpahaman di jalan, minta prioritas. Kemudian, yang motor kecil mungkin sama-sama tidak bisa mengendalikan emosi," kata AKBP Dody, Jumat (30/10/2020).

Kata dia, pengendara motor tersebut merupakan seorang anggota Tentara Nasional Indonesia.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved