Breaking News:

Sosok

Adi Sahputra, Keuchik di Aceh Timur yang Sumbangkan Separuh Gajinya untuk Kaum Duafa

Sudah dua kali saya sumbangkan separuh gaji saya kepada anak yatim, dan janda. Tahap pertama gaji dari 3 bulan saya sumbangkan untuk 62 orang Rp 60 r

Penulis: Seni Hendri | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/Foto Dok. M Maulidin
Adi Sahputra (31) Keuchik Desa Alue Gadeng Keude, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, menyumbangkan sebagian gajinya untuk kaum duafa, dan anak yatim di desanya, beberapa waktu lalu. 

Laporan Seni Hendri l Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Adi Sahputra (31) Keuchik Desa Alue Gadeng Keude, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, menyumbangkan separuh gajinya untuk kaum duafa (anak yatim dan janda) di gampong tersebut.

Adi Sahputra mengatakan, ia dilantik sebagai keuchik 4 Februari 2020 lalu. Artinya, ia baru menjabat sebagai keuchik selama 8 bulan.

“Sudah dua kali saya sumbangkan separuh gaji saya kepada anak yatim, dan janda. Tahap pertama gaji dari 3 bulan saya sumbangkan untuk 62 orang Rp 60 ribu per orang. Tahap dua, gaji dari 4 bulan saya sumbangkan untuk 70 orang, yaitu Rp 70 ribu per orang,” ungkap Adi Sahputra kepada Serambinews.com, Minggu (2/11/2020).

Adi mengatakan menyumbangkan separuh gajinya selama menjabat keuchik atau selama 6 tahun, adalah komitmen yang ia jalankan berdasarkan visi misinya saat mencalonkan keuchik.

Baca juga: Aceh Besar Kembali Menuju Zona Hijau  

Baca juga: BREAKING NEWS - Jadwal Pelantikan Nova Iriansyah Sebagai Gubernur Aceh Ditetapkan, Ini Tanggalnya

Baca juga: Kasus Meninggal Covid-19 di Aceh Nihil, Terkonfirmasi Positif Baru Sebanyak 31 Orang

Adi mengatakan, inovasi ini ia lakukan murni untuk menolong dan membantu mensejahterakan masyarakat apalagi di masa pandemi Covid-19, yang saat ini mayoritas masyarakat dalam keadaan susah.

“Alhamdulillah, semua masyarakat saya sudah mendapatkan bantuan dari berbagai program pemerintah. Namun demikian saya akan terus berupaya membantu mereka agar lebih sejahtera lagi,” ungkap Adi.

Adi mengatakan, akibat pandemi Covid-19, ekonomi masyarakat yang mayoritas sebagai petani sawah sangat susah, apalagi kaum duafa.

Karena itu, ia berharap berbagai program pemerintah yang disalurkan, dan sumbangan dari gajinya diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di tengah pendami Covid-19 ini.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved