Wali Nanggroe Dukung Pusat Kajian Islam di Aceh Singkil
Wali Nanggroe Aceh, Teungku Malik Mahmud Al-Haythar berkunjung ke Kabupaten Aceh Singkil, Minggu (1/11/2020)
SINGKIL - Wali Nanggroe Aceh, Teungku Malik Mahmud Al-Haythar berkunjung ke Kabupaten Aceh Singkil, Minggu (1/11/2020). Saat di Pesantren Darur Rasyid Silatong, Kecamatan Simpang Kanan, Malik Mahmud mendukung didirikannya pusat kajian Islam di Aceh Singkil.
Hal itu bukan tanpa alasan, karena Aceh Singkil merupakan tempat lahirnya ulama besar Syekh Abdurrauf As Singkily. Abdurrauf diketahui sebagai penerjemah Alquran ke dalam bahasa Melayu pertama serta Mufti Kesultanan Aceh. "Perlu dibuat pusat kajian Islam di Aceh Singkil," kata Malik Mahmud.
Menurut Wali Nanggroe, dengan adanya pusat kajian Islam di Singkil, maka sejarah para ulama tidak terputus. "Supaya sejarah tersambung, kita akan promosikan ke Pemerintah," ujarnya.
Selain itu, Malik Mahmud memuji Aceh Singkil yang memiliki alam yang sangat indah dan kaya potensi. Namun, kekayaan alam tersebut belum mampu menyejahterakan masyarakat setempat. "Kekayaan kita harus bisa kita kelola sendiri untuk anak cucu kita," ujar Malik Mahmud.
Sebelumnya, Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid berharap Wali Nanggroe dapat memberikan perhatian khusus terhadap daerahnya. "Daerah kami masih berstatus termiskin. Mohon Paduka sampaikan kepada Pemerintah Aceh, jangan kesampingkan kami," kata Dulmusrid.(de)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/wali-nanggroe-malik-mahmud-al-haytar-melihat-al-quran-tulisan-tangan-syekh-abdurrauf-as-singkily.jpg)