Breaking News:

Polisi Ringkus Lima Remaja

Satuan Reskrim Polres Pidie meringkus lima remaja menyusul dugaan terlibat pencurian di sejumlah lokasi berbeda di Pidie

Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NAZAR
Kasat Reskrim Polres Pidie, Iptu Ferdian Chandra MH, didampingi Humas Polres Pidie, AKP Bustami memperlihatkan pelaku dan BB hasil curian dalam konferensi di Mapolres Pidie, Senin (2/11/2020).   

SIGLI - Satuan Reskrim Polres Pidie meringkus lima remaja menyusul dugaan terlibat pencurian di sejumlah lokasi berbeda di Pidie. Kelima remaja tersebut sudah beraksi sejak Mei hingga September 2020.

Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian SIK MH melalui Kasat Reskrim, Iptu Ferdian Chandra MH kepada Serambi, Senin (2/11/2020) mengatakan, penangkapan pelaku dan dua anak di bawah umur berdasarkan laporan warga, menyusul marak terjadinya pencurian. Polisi melakukan penyelidikan dalam membongkar aksi kejahatan di Pidie.

Ia menjelaskan, dalam pengungkapan itu, polisi awalnya menciduk RR (17) warga Kecamatan Kembang Tanjong. RR ditangkap diduga menjambret ponsel milik Dinda Miratna yang terjadi di ruas jalan nasional di Gampong Mesjid Runtoh, Kecamatan Pidie pada 1 Mei 2020 pukul 20.00 WIB.

Lalu, petugas menciduk H (20) yang satu kampung dengan RR. H terlibat dalam kasus jambret ponsel milik Syauqiyah Rahmatillah di jembatan Pante Teungoh, Kecamatan Kota Sigli pada 18 Mei 2020. "Dari keterangan dua pelaku yang ditangkap, bahwa kelompok mereka lima orang. Akhirnya kita kembangkan kasus tersebut," jelasnya.

Lalu, polisi melakukan pengembangan yang menangkap AF (19) warga Adan, Kecamatan Mutiara Timur, diduga mencuri dua ponsel  dan uang tunai Rp 300 ribu milik Zulfikar bin Adnan di Gampong Mee Adan, Kecamatan Mutiara Timur. Peristiwa pencurian itu pada 22 Mei 2020 sekira pukul 02.00 WIB dengan cara masuk ke dalam rumah.

Kemudian, polisi menciduk MI (16) warga Kecamatan Pidie, diduga mencuri ponsel milik Rusmaidi M Kasem yang berjualan jus di Gampong Nien, Kecamatan Simpang Tiga pada 28 Septemper 2020 sekitar pukul 19.00 WIB. Terakhir, polisi meringkus AF (20) warga Gampong Rawa, Kecamatan Pidie, diduga mencuri sepeda motor jenis Mio warna hitam BL 3989.

"Saat ini, BB yang diamankan satu sepmor BL 3989, satu Suzuki Satria BL 5700 ZH, satu sepmor merk Honda tahun 2015 warna hitam BL 4589 PAN, empat ponsel dan satu lembat sim card," sebut Iptu Ferdian didampingi Humas Polres Pidie, AKP Bustami.

Ia menambahkan, kelima pelaku pencurian itu dengan lima modus operandi yakni menjambret, pencurian pemberatan, pencurian biasa dan pencurian pembongkaran rumah. Kelima remaja dibidik dengan pasal pencurian dengan ancaman 7 tahun kurungan penjara.

Pada sisi lain, Kasat Reskrim Polres Pidie, Iptu Ferdian Chandra mengungkapkan, kelima remaja itu nekad mencuri karena butuh uang untuk foya-foya, dan main game online dengan begadang di warung kopi.

Dikatakan, kelima remaja itu tidak lagi bersekolah karena berasal dari keluarga kurang mampu. Pihak orang tua belum mengetahui saat kelima remaja tersebut ditangkap polisi. Namun, usai ditangkap polisi memberitahukan kepada keuchik gampong agar diberitahukan kepada keluarganya.

" Mereka mencuri itu supaya memiliki ponsel dan sepeda motor. Artinya, mereka tidak menjualnya, tapi untuk bergaya-gaya dengan hasil curian. Sehingga, hasil curian itu mereka tidak mengetahui harus dijual ke penampung," jelasnya.

Menurutnya, bagi pelaku yang sudah berulangkali melakukan kejahatan, maka akan dibidik dengan pasal 65 KUHP yang ancaman hukumannya ditambah 1/3. Sementara bagi pelaku yang masih anak-anak akan dibidik dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012.(naz)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved