Jumat, 10 April 2026

Penanganan Covid 19 Abdya

37 Warga Abdya Masuk Isolasi, Kasus Baru Positif dan Probable Covid-19 Masih Tetap Nihil

Setelah sempat kosong selama beberapa pekan, tenaga kesehatan (nakes) mendata sebanyak 37 warga di Kecamatan Setia, Aceh Barat Daya (Abdya)....

Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Kepala Dinas Kesehatan Aceh Barat Daya, Safliati SST MKes. 

Laporan Zainun Yusuf| Aceh Barat Daya

 

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE – Setelah sempat kosong selama beberapa pekan, tenaga kesehatan (nakes) mendata sebanyak 37 warga di Kecamatan Setia, Aceh Barat Daya (Abdya) suspect.

Mereka didata melalui kegiatan Gerakan Nakes Aceh Cegah Covid-19 atau Gencar yang sedang dilaksanakan tenaga kesehatan di puskesmas-puskesmas setempat.

 “Sebagai suspect, 37 warga di Kecamatan Setia itu harus isolasi di rumah hingga 10 November mendatang,” kata  Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Abdya, Safliati SST MKes kepada Serambinews.com, Rabu (4/11/2020) sore.

Ke-37 warga Setia masuk suspeck atau ODP (Orang Dalam Pemantauan) merupakan hasil pendataan dilakukan tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Lhang, Kecamatan Setia.

Pendataan ke rumah-rumah yang dilakukan sejak 1 November itu, ditemukan 37 warga masuk suspect, tapi  tidak ditemukan sekaligus, melainkan beberapa kali pendataan hingga Selasa (3/11/2020).

Baca juga: Terus Mata-matai Kim Jong Un, Intel Korea Selatan Ungkap Kondisi Kesehatan Pemimpin Korea Utara

Baca juga: Mahasiswa KKN Kelompok 317 Edukasi dan Sosialisasi Protokol Kesehatan di MIN 2 Lhokseumawe

“Hasil pendataan oleh tenaga kesehatan Puskesmas Lhang total 37 orang yang masuk form PE suspect karena gejala Ispa (Inspeksi Saluran Atas Pernapasan),” katanya.

Sebenarnya, kata Safliati, masih ada sejumlah warga di kecamatan lain masuk saspect hasil pendataan tenaga kesehatan puskesmas setempat, namun form PE-nya belum masuk sehingga datanya belum bisa dilaporkan ke Dinkes Provinsi Aceh.

Seperti diberitakan, menurut Kepala Dinkes Abdya, Safliati,  seluruh tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Abdya, sedang melaksanakan Gerakan Nakes Aceh Cegah Covid-19 atau disingkat Gencar.

Melalui Gencar sejak 1 hingga 10 November mendatang, para nakes di puskesmas-puskesmas di Abdya, mendatangi rumah-rumah penduduk untuk mendata warga yang mengalami deman disertai flue dan batuk atau Ispa.

Mereka yang mengalami Ispa harus isolasi di rumah, dan nama-nama mereka dicatat dalam form PE, kemudian dilaporkan  kepada Dinkes.

Baca juga: VIDEO Momen Harimau Sumatera Dibawa Helikopter untuk Dilepaskan di Taman Nasional Gunung Leuser

Baca juga: VIRAL Gelagat Lucu Emak Saat Tes Suhu Badan, Tunduk Kepala dan Sebut Anyonghaseyo

“Barang kali nama-nama yang didata dalam form PE, bisa dicatat sebagai Suspect atau ODP dan harus diisolasi di rumah,” kata Safliati.    

Lebih Kepala Dinkes Abdya Safliati menjelaskan, setelah bertambah data 37 warga Kecamatan Setia masuk dalam suspect, maka total suspeck (ODP) di Kabupaten Abdya bertambah menjadi 65 orang.

Dari jumlah itu, 28 orang selesai isolasi sejak beberapa pekan lalu, dan 37 orang (data baru) masih menjalani isolasi di rumah hingga 10 November mendatang.    

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved