Kamis, 4 Juni 2026

Penanganan Covid 19

Satgas Minta Para Penyintas Berbagi Pengalaman Menderita Covid-19

“Para penyintas tersebut memiliki pengalaman merasakan sakit dan dirawat di ruang isolasi rumah sakit. Bila pegalaman itu dibagi dengan orang lainnya,

Tayang:
Penulis: Subur Dani | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Jubir Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani. 

“Para penyintas tersebut memiliki pengalaman merasakan sakit dan dirawat di ruang isolasi rumah sakit. Bila pegalaman itu dibagi dengan orang lainnya, memiliki daya persuasif yang tinggi dan mengubah persepsi yang keliru tentang virus Corona,” ujarnya.

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Para penyintas perlu berbagi pengalaman, bagaimana rasanya terinfeksi virus corona dan kemudian dirawat sebagai penderita penyakit Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Penyintas merupakan mereka yang pernah menderita Covid-19 dan kemudian sembuh kembali.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satgas Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani atau Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG) kepada pers di Banda Aceh, Selasa (3/11/2020) malam.

Mereka disebut penyintas, karena mampu mempertahankan hidupnya dari ancaman kematian akibat Covid-19.

Allah SWT masih memberi kesempatan berbuat baik bagi orang lain, tambah SAG.

“Para penyintas tersebut memiliki pengalaman merasakan sakit dan dirawat di ruang isolasi rumah sakit. Bila pegalaman itu dibagi dengan orang lainnya, memiliki daya persuasif yang tinggi dan mengubah persepsi yang keliru tentang virus Corona,” ujarnya.

Sebab, lanjut SAG, masih banyak kalangan di sekitar kita yang belum benar-benar yakin virus corona itu ada dan nyata, meski tidak kasat mata.

Pengalaman nyata para penyintas, dapat mengubah persepsi keliru tersebut.

Sehingga mereka mau menjalankan protokol kesehatan dengan penuh kesadaran.

Menurut SAG, para penyintas tidak perlu merasa malu mengakui, pernah menderita Covid-19 dan berbagi pengalaman itu dengan orang-orang di sekitarnya.

Penyakit Covid-19 bukanlah kutukandan bukanlah aib yang harus disembunyikan.

Pengalamannya itu bahkan memiliki nilai dakwah dan bahkan amal ibadah.

Para penyintas Covid-19 di Aceh atau orang-orang yang sembuh dari Covid-19 sudah mencapai 5.654 orang.

Baik yang pernah dirawat di rumah sakit maupun Orang Tanpa Gejala (OTG) yang telah sembuh.

“Apabila setiap penyintas itu berbagi pengalamannya kepada 10 orang teman dekat dan juga tetangga, dampaknya sangat besar untuk memperpendek masa pandemi ini,” tutur SAG. (*)

Bersama-kita lawan virus corona. Serambinews.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat Pesan Ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved