Update Corona di Aceh Tamiang
15 Staf Panwaslih Aceh Tamiang Non Reaktif, Pakai Masker Tetap jadi Kewajiban
Meski begitu, hasil steril ini tidak mengubah kebijakan kantor untuk menerapkan protokol kesehatan bagi siapa saja yang datang.
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Kantor Panwaslih Aceh Tamiang mengklaim bebas Covid-19 setelah seluruh stafnya menjalani rapid test, Selasa (10/11/2020).
Uji cepat Covid-19 ini dilakukan di Kantor Panwaslih Aceh Tamiang dengan diikuti seluruh staf dan tiga komisioner.
“Total yang menjalani rapid test 15 orang, yakni tiga komisioner, sepuluh staf dan masing-masing satu korsek dan PNS,” kata Koordinator Sekretariat Panwaslih Aceh Tamiang, Siti Amini.
Siti mengatakan rapid test ini sebagai bentuk antisipasi serta memutuskan mata rantai penyebaran Corona, khususnya di lingkungan kerja mereka.
Dia memastikan seluruh pemeriksaan yang melibatkan sebuah klinik ini menunjukkan hasil non reaktif.
“Alhamdulillah tidak ada yang reaktif. Artinya sampai hari ini lingkungan Panwaslih Aceh Tamiang masih terbebas Covid-19,” ujarnya.
Meski begitu, hasil steril ini tidak mengubah kebijakan kantor untuk menerapkan protokol kesehatan bagi siapa saja yang datang.
Pihak Sekretariat tetap mewajibkan staf dan tamu mengenakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak selama berada di kantor.
Baca juga: Pemkab Bener Meriah Peringati Hari Pahlawan, Bupati Tgk Sarkawi Jadi Inspektur Upacara
Baca juga: Sembilan Kecamatan di Aceh Singkil Kini Nihil Pasien Positif, Begini Update Gugus Tugas Covid-19
Kasus Covid-19 di Aceh Tamiang cenderung mengalami peningkatan.
Data terakhir yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Aceh Tamiang pada 7 November menyebut penyebaran kasus ini telah menyentuh 300 orang.
Penyebaran virus ini sudah menjangkau seluruh kecamatan Aceh Tamiang yang berjumlah 12.
Meski begitu, optimisme terhindar dari virus ini juga tetap besar, mengingat angka kesembuhan terbilang tinggi. Aceh Tamiang merupakan daerah yang mencapai tingkat kesembuhan tertinggi di Aceh mencapai 98 persen.
Persentase ini terlihat dari data yang menyebutkan pasien sembuh sebanyak 235 orang.
“Dari total 300 kasus, angka kesembuhan kita mencapai 235 kasus dan yang positif saat ini hanya 53 kasus,” kata Ketua Bidang Data dan Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Aceh Tamiang Agusliayana Devita.(*)