Shalat Berjamaah
Ini Keutamaan dan Pahala Shalat Berjamaah, Anjuran Nabi Muhammad SAW
Nabi Muhammad SAW sendiri telah menganjurkan umatnya untuk menunaikan shalat lima waktu secara berjamaah.
Nabi Muhammad SAW sendiri telah menganjurkan umatnya untuk menunaikan shalat lima waktu secara berjamaah.
SERAMBINEWS.COM - Shalat berjamaah merupakan shalat yang dilakukan secara bersama-sama, baik di masjid, mushala maupun di tempat lain.
Shalat berjamaah minimal dilakukan oleh dua orang, satu sebagai imam dan satu sebagai makmum.
Perintah shalat berjemaah sendiri telah ada dalam Al Quran berikut: "Dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan rukuklah bersama orang-orang yang rukuk," (QS al-Baqarah: 43).
Beberapa ulama menafsiri kalimat terakhir dalam ayat tersebut sebagai shalat berjamaah.
Bahkan sejumlah ulama menjadikan ayat itu sebagai landasan untuk mewajibkan shalat berjamaah.
Nabi Muhammad SAW sendiri telah menganjurkan umatnya untuk menunaikan shalat lima waktu secara berjamaah.
Baca juga: 7 Ramuan Obat Tradisional Menghilangkan Bau Badan Tak Sedap, Ini Bahan-bahannya
Baca juga: Bisakah Donald Trump Melakukan Kudeta? Para Ahli Mulai Bertanya-tanya
Baca juga: Salut! Brimob Polda Aceh Peringati Hari Jadi dengan Disinfeksi Fasilitas Publik
Bahkan, dikatakan tak sempurna shalat seorang Muslim yang bertetangga dengan masjid jika tidak menunaikan shalat berjamaah.
"Tidak sempurna sholat seseorang yang bertetangga dengan masjid kecuali dengan berjemaah.
Dalam suatu riwayat, kecuali di masjid," (HR Ahmad).
Soal keutamannya, Rasulullah SAW telah menyebutkan dalam sebuah hadis bahwa pahalanya 27 derajat lebih besar dari pada shalat sendiri.
Dari Nafi' dari Abdulah bin Umar bahwa Rasulullah SAW bersabda:
"Shalat jemaah itu melebihi shalat sendirian dengan 27 derajat," (HR Imam Bukhari). Para ulama mengartikan istilah 'derajat' pada hadis di atas dengan makna 'shalat'.
Maka dapat dikatakan bahwa satu kali shalat berjemaah memiliki nilai 27 kali shalat sendiri.
Selain bernilai pahala 27 derajat lebih besar, shalat berjemaah juga dapat menjadi jalan pengampunan dosa bagi seseorang. Hal itu berdasarkan sebuah hadis berikut:
"Jika imam mengucapkan 'Ghoiril maghdhubi 'alaihim waladhdholliin', maka ucapkan 'amin', karena sesungguhnya siapa yang mengucapkan amin bersamaan dengan ucapan malaikat maka ia akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu," (HR Bukhari Muslim).
Namun, umat Islam saat ini tengah menghadapi ujian berupa virus corona yang memaksa aktivitas ibadah di masjid ditiadakan, termasuk shalat berjemaah.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun mengimbau untuk tetap melaksanakan ibadah seperti biasanya, tapi dengan di rumah saja.
Shalat dilakukan berjemaah di rumah masih-masing bersama keluarga. Imbauan tersebut dilakukan guna menekan penyebaran wabah virus corona Baca juga: Lailatul Qadar dan Segala Keutamaannya
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Simak, Berikut Keutamaan Shalat Berjemaah", Klik untuk baca:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/shalat-di-masjid-nabawi-arab-saudi.jpg)