Kamis, 11 Juni 2026

Internasional

Menolak Hasil Pemilu, Trump Gunakan Senjata Baru

Presiden AS Donald Trump kemungkinan akan meninggalkan Gedung Putih dalam kekalahan hanya dalam 70 hari lagi.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
The New York Times
Presiden AS Donald Trump tiba untuk menggelar konferensi pers di Gedung Putih, Washington, AS, Kamis (5/11/2020). 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump kemungkinan akan meninggalkan Gedung Putih dalam kekalahan hanya dalam 70 hari lagi.

Tetapi, dia memanfaatkan kekuatan pemerintah federal untuk menolak hasil pemilihan, sesuatu yang tidak pernah dilakukan presiden yang sedang duduk dalam sejarah Amerika, lansir The New York Times, Rabu (11/11/2020).

Dalam tanda pembangkangan terbaru, sekretaris kabinet senior presiden memicu kekhawatiran.

Trump akan tetap menolak menyerahkan kekuasaan kepada Presiden terpilih Joe Biden setelah gugatan hukum terhadap pemungutan suara.

Baca juga: Donald Trump Anggap Dirinya Tetap Bertugas Empat Tahun Lagi, Mulai Siapkan Pegawai Baru Gedung Putih

"Akan ada transisi yang mulus ke pemerintahan Trump kedua," kata Menteri Luar Negeri Mike Pompeo.

Jaksa Agung Trump pada saat yang sama mengizinkan penyelidikan atas dugaan penipuan suara.

Administrator Layanan Umum menolak memberikan akses kepada tim Biden ke kantor transisi dan sumber daya yang dijamin berdasarkan hukum.

Gedung Putih sedang mempersiapkan anggaran untuk tahun depan seolah-olah Trump akan berkuasa lagi.(*)

Baca juga: Bisakah Donald Trump Melakukan Kudeta? Para Ahli Mulai Bertanya-tanya

Baca juga: Mantan Wakil Kepala FBI Nilai Trump Dapat Membuat Keamanan Nasional Berbahaya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved