Breaking News:

Internasional

Anggota Kongres Alaska Ejek Virus Corona, Sekarang Terinfeksi Covid-19

Anggota Kongres Alaska AS Don Young yang pernah mengejek virus Corona dengan menyebut sebagai "virus bir", akhirnya terinfeksi Covid-19.

Editor: M Nur Pakar
Reuters
Anggota Kongres Alaska, Don Young (kanan) berteriak saat Presiden AS Trump menyampaikan pidato kenegaraan keduanya pada sesi gabungan Kongres AS di Washington 

SERAMBINEWS.COM, ANCHORAGE - Anggota Kongres Alaska AS Don Young yang pernah mengejek virus Corona dengan menyebut sebagai "virus bir", akhirnya terinfeksi Covid-19.

Pengumuman itu datang ketika gubernur negara bagian memperingatkan sistem perawatan kesehatan dan keselamatan publik berisiko kewalahan oleh penyebaran cepat virus di seluruh Alaska.

Young, Senator Republik berusia 87 tahun yang merupakan satu-satunya anggota Dewan Perwakilan AS di Alaska, membuat pengumuman di Twitter, lansir Reuters,  Jumat (13/11/2020).

"Saya dinyatakan positif Covid-19," katanya.

Baca juga: Gerakan Nakes Cegah Covid-19 Berhasil Tekan Laju Penyebaran Virus Corona

"Tetapi, saya tetap merasa kuat, mengikuti protokol yang benar, bekerja dari rumah di Alaska, dan meminta privasi," katanya di postingan Twitter.

Young, yang baru saja terpilih kembali untuk masa jabatan ke-25 dan merupakan anggota Kongres terlama, mengatakan pada bulan Maret 2020 kekhawatiran Covid-19 diciptakan oleh histeria.

"Saya menyebutnya virus bir. Bagaimana Anda menyukainya?" katanya dalam pidatonya pada Maret 2020 di sebuah pusat senior di Palmer, Alaska, dengan mengejek bir Corona.

"Pokoknya, itu menyerang kita para lansia," katanya.

"Bisa saya dan salah satu dari kalian," tambahnya.

Baca juga: Penguasa Dubai Ikut Uji Coba Vaksin Virus Corona

"Saya masih mengatakan kita harus sebagai bangsa, negara, untuk terus maju dengan aktivitas sehari-hari," ujarYoung.

Gubernur Mike Dunleavy mengirim teks darurat ke telepon seluler dengan tautan ke video peringatan tentang peningkatan kasus Covid-19.

"Tidak peduli apa yang Anda yakini tentang virus, faktanya adalah fakta," tulisnya.

"Rawat inap dan petugas kesehatan yang sakit mencapai tingkat yang tidak dapat dipertahankan," kata gubernur Republik dalam sebuah video.(*)

Baca juga: Kasus Virus Corona Arab Saudi, 18 Kematian dan 374 Infeksi Baru

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved