Breaking News:

Kafilah MTQ Aceh Disambut Tari Pasambahan

Rombongan berangkat dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, Aceh Besar, Jumat (13/11/2020), dilepas oleh pihak manajemen Garuda

SERAMBINEWS.COM/NASIR NURDIN
Sales Manager Garuda Indonesia Aceh , Widya Kurniawan Putra menyerahkan cinderamata kepada Kadis Syariat Islam Aceh, EMK Alidar didampingi Kakanwil Kemenag Aceh, Dr. H. Iqbal, S.Ag, M. Ag, Kepala UPTD PPQ Muzakkir SH, dan Kepala UPTD Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Drs. H. Ridwan Johan saat melepas kafilah Aceh ke MTQ Nasional XXVIII di Padang, Jumat (13/11/2020). 

PADANG - Kafilah Aceh ke MTQ Nasional XXVIII saat ini telah berada di Sumatera Barat (Sumbar). Rombongan berangkat dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, Aceh Besar, Jumat (13/11/2020), dilepas oleh pihak manajemen Garuda Indonesia dan PT Angkasa Pura 2.

“Semoga kafilah Aceh mendapat hasil terbaik,” kata Sales Manager Garuda Indonesia Aceh, Widya Kurniawan Putra, seusai foto bersama dan penyerahan cenderamata berupa miniatur pesawat Garuda kepada Ketua Kafilah Aceh, Dr EMK Alidar SAg Mhum.

Pesawat Garuda yang dicarter khusus untuk penerbangan langsung Banda Aceh-Padang itu take off dari Bandara SIM pukul 11.40 WIB. Setelah menjelajah hampir dua jam akhirnya pesawat Boeing 737-800 NG landing mulus di Bandara Internasional Minangkabau, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.

Di area pengambilan bagasi Bandara Minangkabau, kafilah Aceh disambut dengan Tari Pasambahan, tarian tradisional Sumbar untuk memuliakan kedatangan tamu. Dari bandara yang juga terlihat relatif sepi tersebut, kafilah Aceh diangkut dengan lima Bus Pariwisata menuju pemondokan di Hotel Amaris, Jalan Sudirman, Kota Padang berjarak sekitar 23 kilometer.

Baik di Bandara SIM Blangbintang maupun Bandara Minangkabau dilakukan pemeriksaan kesehatan secara ketat menerapkan protokol Covid-19. Protokol kesehatan ketat juga diterapkan menjelang check-in di Hotel Amaris, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Padang yang merupakan pondokan kafilah Aceh.

Pukul 16.00 WIB semua anggota kafilah Aceh, termasuk ofisial dan pelatih sudah masuk hotel untuk bersiap-siap tampil pada semua cabang perlombaan di MTQ Nasional XXVIII yang dijadwalkan akan dibuka secara resmi, Sabtu 14 November 2020.

“Alhamdulillah, semua anggota kafilah Aceh dalam kondisi sehat-sehat. Insya Allah siap mengikuti semua cabang perlombaan,” kata EMK Alidar yang juga Kadis Syariat Islam Aceh.

Kirim 60 peserta

Untuk diketahui, Aceh mengirimkan 60 peserta pada MTQ Nasional XXVIII ini, yang dijadwalkan berlangsung mulai 12-21 November 2020. Alidar mengatakan, duta-duta Aceh akan mengikuti semua cabang yang diperlombakan, yaitu tilawah, qiraat sab’ah, tahfizh, tafsir, fahmil Quran, syarhil Quran, khatil Quran, dan Karya Tulis Ilmiah Alquran (KTIQ).

Salah seorang pelatih kafilah Aceh, Ustaz T Mardhatillah SHI MH dibenarkan Kepala UPTD Pengembangan dan Pemahaman Alquran (PPQ) Dinas Syariat Islam Aceh, Muzakkir SH mengakui persiapan peserta kali ini agak kurang maksimal karena pandemi Covid-19.

Peserta hanya sempat menjalani TC selama 12 hari, yaitu di awal Maret 2020. Selanjutnya hingga November 2020, mereka latihan secara daring via aplikasi WA dan Zoom dibimbing pelatih masing-masing. “Pada 10 hingga 12 November 2020 atau menjelang keberangkatan ke Padang, ketika dikarantina di LPTQ Aceh, mereka dilatih secara tatap muka,” ujar Ustaz Mardhatillah yang juga Kasi Bimbingan dan Pelatihan UPTD PPQ.

Data yang dihimpun Serambi, 60 peserta yang mewakili Aceh itu hampir merata berasal dari semua kabupaten/kota. Aceh Besar menjadi kabupaten yang mengirim peserta terbanyak ke MTQ Nasional XXVIII, yaitu 17 orang. Berikutnya Aceh Timur 9 peserta, Aceh Utara 7 peserta, Pidie 6 peserta, Nagan Raya 4 peserta, Banda Aceh 3 peserta, Simeulue dan Aceh Jaya masing-masing dua peserta. Sedangkan Pidie Jaya, Bireuen, Singkil, Subulussalam, Langsa, Lhokseumawe, Aceh Tengah, Aceh Selatan, Tamiang dan Gayo Lues masing-masing mengirim 1 peserta.

Menjelang berangkat ke Padang, kafilah Aceh juga menjalani serangkaian kegiatan seperti mengikuti acara penglepasan oleh Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT pada Senin malam, 9  November 2020 dan tes swab, Selasa (10/11/2020).

Ketika melepas kafilah Aceh, Gubernur Nova Iriansyah berharap peserta dapat memberikan tampilan terbaik di MTQ Nasional XXVIII. Gubernur yakin dengan bekal latihan selama ini, Aceh akan mendapatkan posisi yang terhormat di even berskala nasional tersebut. “Mudah-mudahan pada MTQ Nasional XXVIII di Sumbar kafilah Aceh bisa naik peringkat,” kata Nova Iriansyah diaminkan oleh peserta dan ofisial yang menghadiri acara penglepasan di Restoran Pendopo Gubernur.(nas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved