Berita Luar Negeri
Somaliland, Negara yang Membuat Iran Selalu Waspada, Ternyata Diam-diam Mau Kendalikan Hal Ini
Keberadaan Pelabuhan Berbera di Somaliland menjadi faktor utama yang membuat wilayah itu semakin strategis.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
Somaliland, Negara yang Membuat Iran Selalu Waspada, Ternyata Diam-diam Mau Kendalikan Hal Ini
SERAMBINEWS.COM - Nama Somaliland belakangan semakin sering muncul dalam pusaran geopolitik Timur Tengah dan Afrika.
Meski hanya merupakan wilayah yang memisahkan diri dari Somalia dan belum diakui luas sebagai negara merdeka, Somaliland kini menjadi perhatian serius bagi Iran.
Penyebabnya bukan semata faktor politik, melainkan karena posisi strategis Somaliland yang berada tepat di kawasan Selat Bab el-Mandeb, salah satu jalur pelayaran terpenting dunia yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden dan Samudra Hindia.
Banyak analis menilai Iran khawatir wilayah tersebut akan berkembang menjadi titik pengaruh baru bagi Amerika Serikat, Israel, dan negara-negara Barat untuk mengawasi sekaligus mengendalikan lalu lintas perdagangan internasional di kawasan Laut Merah.
Keberadaan Pelabuhan Berbera di Somaliland menjadi faktor utama yang membuat wilayah itu semakin strategis.
Pelabuhan tersebut berada di jalur yang dilalui sebagian besar perdagangan global, termasuk distribusi minyak dari Timur Tengah menuju Eropa dan Asia.
Analis kebijakan luar negeri Lisa Daftari mengatakan Iran memandang Somaliland sebagai ancaman strategis karena wilayah itu berpotensi menjadi mitra Barat dan Israel di kawasan yang selama ini menjadi titik tekanan Teheran terhadap keamanan maritim.
“Rezim Iran memandang Somaliland sebagai ancaman besar. Wilayah ini menjadi pos terdepan pro-Barat dan mungkin pro-Israel yang baru, yang secara strategis terletak di Selat Bab el-Mandeb,” kata Daftari kepada Fox News Digital, dilansir dari 24h.com, Senin (1/6/2026)/
Menurutnya, kehadiran mitra Barat di wilayah tersebut dapat mengurangi efektivitas strategi Iran dalam menggunakan kelompok proksi untuk memengaruhi keamanan pelayaran di Laut Merah.
Perhatian terhadap Somaliland juga meningkat setelah muncul laporan mengenai pengakuan timbal balik antara Somaliland dan Israel pada akhir tahun lalu.
Langkah tersebut disebut memicu ketidakpuasan Teheran yang selama ini berupaya mempertahankan pengaruhnya di kawasan.
Edmund Fitton-Brown, seorang ahli di Foundation for Defense of Democracy (FDD) yang berbasis di AS, mengatakan bahwa pengakuan timbal balik antara Somaliland dan Israel pada Desember lalu membuat Iran marah.
Di sisi lain, meningkatnya pengaruh China di Djibouti dinilai mendorong Washington mencari alternatif pangkalan strategis di kawasan Tanduk Afrika.
Somaliland kemudian menawarkan akses ke pelabuhan dan fasilitas militernya, termasuk Pelabuhan Berbera yang berada di jalur pelayaran internasional.
Somaliland
Iran
Selat Bab El-Mandeb
Laut Merah
Mengapa Iran khawatir Somaliland
Amerika Serikat
Israel
| Ukraina Gempur Krimea dan Pangkalan Bomber Rusia, Rentetan Ledakan hingga Kebakaran Dilaporkan |
|
|---|
| Demi Bayar Tunggakan Uang Kos Rp 380 Ribu, Pria Ini Tega 'Jual' Istri dan Anak Kandung ke Bapak Kos |
|
|---|
| Masinis Kereta Api yang Terlibat Kecelakaan di Thailand Ternyata Positif Narkoba dan Tak Berlisensi |
|
|---|
| Lawatan ke China, Presiden Putin ke Xi Jinping: Sehari Tanpa Bertemu Kamu Terasa Seperti Tiga Tahun |
|
|---|
| Pakistan Diam-Diam Kirim 8.000 Pasukan dan Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Somaliland-Negara-yang-Membuat-Iran-Selalu-Waspada-Ternyata-Dima-diam-Mau-Kendalikan-Hal-Ini.jpg)