Rabu, 15 April 2026

Internasional

Ada Pasar Gelap Bayi di Kenya, Penculikan Marak di Nairobi (1)

Penculikan bayi marak di Nairobi Ibu Kota Kenya untuk dijual di pasar gelap dengan harga 300 Euro atau sekitar Rp 5 jutaan.

Editor: M Nur Pakar
BBCNews
Penculikan bayi marak di Nairobi Kenya 

SERAMBINEWS.COM, NAIROBI - Penculikan bayi marak di Nairobi Ibu Kota Kenya untuk dijual di pasar gelap dengan harga 300 Euro atau sekitar Rp 5 jutaan.

Di suatu tempat, putra Rebecca berusia 10 tahun.

Dia bisa berada di Nairobi, tempat tinggalnya, atau bisa berada di tempat lain.

Dia tahu di dalam hatinya telah mati.

Terakhir kali melihatnya, Lawrence Josiah, putra sulungnya, lansir BBCNews, Senin (16/11/2020).

Dia berumur 16 tahun.

Saat itu sekitar jam 2 pagi di bulan Maret 2011, Rebecca mengantuk di jalanan kota.

Dia mengendus bahan bakar karena itu memberinya kepercayaan  untuk pergi dengan orang asing dan mengemis.

Baca juga: 5 Tahun Biayai Mantan Istri & Anak Agar Hidup Nyaman, Pria Malah Terima Kenyataan Pahit

Pada saat berusia 15 tahun, ibu Rebecca tidak dapat lagi menghidupi atau membayar biaya sekolahnya.

Dia putus sekolah dan tergelincir ke kehidupan jalanan.

Dia bertemu dengan seorang pria yang lebih tua yang berjanji untuk menikahinya tetapi malah membuatnya hamil dan pergi.

Tahun berikutnya Lawrence Josiah lahir, dan Rebecca membesarkannya selama satu tahun dan beberapa bulan sampai dia menutup matanya malam itu dan tidak pernah melihatnya lagi.

"Meskipun aku punya anak lain, dia anak sulungku, dia menjadikanku seorang ibu," katanya sambil menahan air mata.

"Saya telah mencari di setiap pusat anak-anak, di Kiambu, Kayole, dan saya tidak pernah menemukannya," katanya.

Rebecca masih tinggal di jalan yang sama di Nairobi.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved