Jumat, 12 Juni 2026

Internasional

Kasus Virus Corona Arab Saudi Stabil, Madinah Jadi Lokasi Lonjakan Kasus Baru

Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengatakan telah mencapai tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya inokulasi vaksin flu.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Jubir Kemenkes Arab Saudi, Dr Mohammed Al-Abd Al-Aly 

SERAMBINEWSLCOM, JEDDAH - Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengatakan telah mencapai tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya inokulasi vaksin flu.

Menteri Kesehatan Dr. Tawfiq Al-Rabiah mengatakan 1 juta vaksin flu diberikan pada 2016, dan lebih dari 5 juta pada 2020.

Juru bicara Kemenkes Arab Saudi, Dr. Mohammed Al-Abd Al-Aly mengumumkan pada konferensi pers Minggu (15/11/2020) kasus virus Corona stabil.

Tetapi ada lonjakan 7 persen dalam jumlah pasien perawatan kritis, seperti dilansir ArabNews.

Dia mengatakan lonjakan  kasus baru ini di Madinah.

Disebabkan oleh pertemuan yang tidak mematuhi tindakan pencegahan dan protokol kesehatan, terutama pertemuan besar.

Baca juga: Arab Saudi Gagalkan Serangan Houthi ke Fasilitas Minyak Dekat Perbatasan Yaman

Madinah mencatat 23 kasus dan jumlahnya telah berfluktuasi selama berminggu-minggu.

Terkadang menyebabkan kota yang memiliki jumlah kasus harian tertinggi.

Arab Saudi melaporkan jumlah infeksi baru terendah sejak April pada Minggu dengan 305 kasus.

Dengan kasus yang dikonfirmasi, jumlah total orang yang terinfeksi di Kerajaan mencapai 353.255 orang.

Dari kasus baru, 57 kasus tercatat di Riyadh, 47 di Yanbu, 23 di Madinah, 12 di Jeddah, 12 di Mekkah, 9 di Hofuf dan 6 di Dammam.

Baca juga: Polisi Belanda Tangkap Penyerang Kedutaan Besar Arab Saudi di Den Haag

Saat ini terdapat 7.294 kasus aktif, 810 di antaranya memerlukan perawatan kritis.

Jumlah total pemulihan di Kerajaan meningkat menjadi 340.304 orang setelah 357 pasien pulih dari virus.

Sebanyak 5.657 orang telah meninggal karena virus dengan 16 orang dilaporkan telah meninggal dalam 24 jam terakhir.

Sebanyak 44.855 uji reaksi berantai polimerase baru telah dilakukan dalam 24 jam terakhir saat Kerajaan melanjutkan perjuangannya melawan infeksi COVID-19.(*)

Baca juga: Putra Mahkota Arab Saudi Ingin Ikuti Jejak Mantan PM Inggris Margareth Thatcher, Wanita Tangan Besi

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved