Internasional
Peru Tanpa Presiden, Krisis Berubah Menjadi Kekacauan
Gejolak politik di Peru, salah satu negara Amerika Latin berubah menjadi kekacauan pada Minggu (15/11/2020).
Dengan imbalan untuk dua kontrak konstruksi saat menjadi gubernur sebuah provinsi kecil tahun lalu.
Jaksa sedang menyelidiki tuduhan tersebut, tetapi Vizcarra belum dituntut.
Dia dengan keras menyangkal melakukan kesalahan.
Tindakan itu membuat marah banyak orang di Peru, yang mengecamnya sebagai perebutan kekuasaan ilegal oleh Kongres yang penuh dengan politisi amatir yang mengurus kepentingan mereka sendiri.
Baca juga: Dinas Dayah akan Gelar Rakor dengan Ulama dan Akademisi, Susun Roadmap Bireuen Sebagai Kota Santri
Setengah dari anggota parlemen sedang diselidiki untuk potensi kejahatan, termasuk pencucian uang dan pembunuhan.
Vizcarra ingin menghilangkan kekebalan parlementer mereka, sebuah langkah yang populer di kalangan warga Peru tetapi didahulu oleh legislatif dengan memecatnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rakyat-peru-turun-ke-jalan.jpg)