Selasa, 28 April 2026

Internasional

Arab Saudi Kutuk Pembangunan Pemukiman Baru Yahudi di Jerusalem Timur

Kerajaan Arab Saudi, Selasa (17/11/2020) mengutuk rencana Israel membangun pemukiman baru Yahudi di Jerusalem Timur.

Editor: M Nur Pakar
AFP/Ahmad GHARABLI
Kawasan Givat Hamatos, pinggiran permukiman Israel di Jerusalem Timur yang dianeksasi dengan rencana membangun pemukiman baru Yahudi, Minggu (15/11/2020). 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi, Selasa (17/11/2020) mengutuk rencana Israel membangun pemukiman baru Yahudi di Jerusalem Timur.

Arab Saudi mengatakan sangat prihatin atas keputusan Israel untuk terus maju dengan membangun ribuan rumah di pemukiman Yahudi itu.

Dilansir ArabNews.Israel, pada Minggu (15/11/2020) Israel menawarkan kontraktor untuk membangun 1.257 unit rumah di Givat Hamatos.

Sebagai bagian dari skema permukiman yang dihidupkan kembali pada Februari 2020,

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengutuk dan menolak langkah tersebut.

Dengan alasan bertentangan dengan resolusi internasional, dan akan merusak solusi dua negara.

Bahkan akan mempengaruhi upaya perdamaian di kawasan.

Pengumuman Israel dikecam oleh Palestina, Uni Eropa dan negara-negara Arab lainnya.(*)

Baca juga: Israel Terus Maju Bangun Perumahan Baru di Jerusalem Timur, Jelang Berakhirnya Masa Tugas Trump

Baca juga: Agen Israel Tembak Mati Orang Kedua Al-Qaeda di Iran, Ini Kisah HIdup Pemimpin Jaringan Teroris Itu

Baca juga: Kompleks Masjid Al-Aqsa Seperti Kota Hantu, Israel Promosikan Pariwisata Religi ke UEA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved