Breaking News:

Internasional

Israel Terus Maju Bangun Perumahan Baru di Jerusalem Timur, Jelang Berakhirnya Masa Tugas Trump

Sebuah kelompok pengawas permukiman Yahudi, Peace Now, Minggu (15/11/2020) mengatakan Israel akan membangun permukiman baru.

AFP/Ahmad GHARABLI
Kawasan Givat Hamatos, pinggiran permukiman Israel di Jerusalem Timur yang dianeksasi dengan rencana membangun pemukiman baru Yahudi, Minggu (15/11/2020). 

SERAMBINEWS.COM, JERUSALEM - Sebuah kelompok pengawas permukiman Yahudi, Peace Now, Minggu (15/11/2020) mengatakan Israel akan membangun permukiman baru.

Ratusan rumah di permukiman strategis Jerusalem Timur akan segera dibangun sebelum berakhirnya masa tugas Presiden AS Donald Trump.

Hal itu akan mengancam bagian kota yang diklaim oleh warga Palestina dari Tepi Barat, lansir AP, Minggu (15/11/2020).

Kelompok Peace Now mengatakan Otoritas Tanah Israel mengumumkan di situsnya telah membuka tender untuk lebih dari 1.200 rumah baru di permukiman utama Givat Hamatos di Jerusalem timur.

Langkah tersebut dapat menguji hubungan dengan pemerintahan Presiden terpilih Joe Biden yang akan datang.

Baca juga: Joe Biden Ingin Bawa Palestina dan Israel Dalam Posisi Seimbang

Diperkirakan akan mengambil langkah yang lebih tegas terhadap perluasan pemukiman Israel setelah empat tahun kebijakan yang lebih lunak di bawah Presiden Donald Trump.

Dengan pemerintahan Trump dalam minggu-minggu terakhir masa jabatannya, Israel mungkin bertujuan untuk mendorong proyek-proyek kontroversial sebelum masa jabatan Biden dimulai.

Sebuah langkah yang dapat menempatkannya di kaki yang salah dengan presiden baru.

Persetujuan atas 1.200 rumah merupakan kemunduran untuk menipisnya harapan dari kesepakatan partisi yang didukung secara internasional yang akan memungkinkan pembentukan negara Palestina bersama Israel.

Warga Palestina, bersama dengan kritikus kebijakan permukiman Israel, mengatakan pembangunan di permukiman Givat Hamatos akan menutup kota Betlehem Palestina dan Tepi Barat selatan dari Yerusalem timur.

Baca juga: 869 Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, Turki Kecam Penghancuran Bangunan di Tepi Barat

Halaman
12
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved