Kamis, 4 Juni 2026

Perampok Bersebo Gasak 30 Mayam Emas

Aksi perampokan terjadi di salah satu toko emas, Jalan Teuku Umar Meulaboh, Gampong Panggong, Kecamatan Johan Pahlawan

Tayang:
Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/SA'DUL BAHRI
Amin, pemilik toko memperlihatkan lemari kaca emas yang dipecahkan oleh pria bersebo yang merampok emas miliknya, toko emas jalan Teuku Umar, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Selasa (17/11/2020). 

* Beraksi Siang Hari dan Seorang Diri

MEULABOH - Aksi perampokan terjadi di salah satu toko emas, Jalan Teuku Umar Meulaboh, Gampong Panggong, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Selasa (17/11/2020) siang, sekitar pukul 12.30 WIB.

Aksi tersebut dilakukan pria bersebo seorang diri, dengan berbekal senjata tajam dan kunci L berbentuk linggis ukuran besar. Pelaku berhasil menggasak 30 mayam emas, menghilang di semak-semak rawa dan hingga tadi malam belum berhasil ditangkap.

Dari rekaman CCTV yang beredar, terlihat saat perampokan itu terjadi, di dalam toko terdapat tiga orang. Yaitu pemilik toko bernama Amin (57), seorang perempuan yang tengah melakukan transaksi dan ayah si perempuan yang duduk di sudut pintu toko.

Tiba-tiba datang seorang pria bersebo dengan kemeja putih tak terkancing, masuk ke dalam, melintasi pria yang sedang duduk, dan tanpa berbicara langsung memecahkan lemari kaca tempat pajangan perhiasan emas, tak jauh dari lokasi berdirinya perempuan tersebut.

Peristiwa itu seketika membuat kaget orang-orang yang ada di dalam. Perempuan dan ayahnya yang sedang duduk seketika berlari ke luar, sementara pemilik toko spontan mengangkat kursi tempat duduknya sambil bergerak mundur ke belakang untuk menjaga jarak, dan kemudian melemparnya ke arah pelaku.

Namun sebelum kursi tersebut melayang, pelaku telah lebih dulu berhasil mengambil sejumlah perhiasan emas yang ada di dalam lemari kaca. Pelaku juga berhasil menghindari lemparan kursi yang mengarah ke tubuhnya.

Pemilik toko, Amin, mengakui bahwa saat itu ia memang sedang melayani pembeli emas. “Saat itu saya sedang membuat bon pembelian emas, dan saat itulah pelaku datang, langsung memecahkan kaca lemari,” katanya kepada Serambi, Selasa (17/11/2020).

Amin menyebutkan, pelaku memecahkan lemari kaca menggunakan kunci L. Dia berusaha mencegah hal itu dengan melemparkan kursi ke arah pelaku, namun berhasil dihindari. “Saat saya lempar kursi, dia berhasil menghindar,” imbuhnya.

Meski demikian, pelaku diduga terluka, terlihat dari ceceran darah di tempat peristiwa itu terjadi. Kemungkinan akibat tangan pelaku tergores pecahan kaca saat mengambil emas. Menurut Amin, jumlah emas yang berhasil diambil sebanyak 30 mayam, terdiri dari perhiasan dalam bentuk gelang dan cincin.

Mengetahui aksi perampokan itu, pekerja di toko emas itu berusaha mengejar. Suasana seketika berubah menjadi heboh. Teriakan “maling, maling, maling” bersahut-sahutan. Warga sekitar dan pengguna jalan juga ikut berusaha mengejar pelaku yang berlari ke arah semak-semak rawa belakang toko, kawasan Gampong Ujong Kalak.

“Banyak warga yang menyaksikan. Pelaku berlari dan mengancam warga yang berusaha mengejarnya,” kata Hamdan, pekerja toko emas yang juga saksi dalam peristiwa perampokan itu.(c45)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved